JAMBIBRO.COM — Asian Agri melalui unit bisnisnya, PT Rigunas Agri Utama (PT RAU), menyelenggarakan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja.
Kegiatan berlangsung di Lapangan PT RAU, di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, pada 3 Februari 2026.
Tahun ini Bulan K3 Nasional mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Tema ini sejalan dengan komitmen PT RAU menempatkan K3 sebagai tanggung jawab bersama seluruh karyawan perusahaan yang membutuhkan komitmen, konsistensi, serta kolaborasi dari seluruh pihak.
Estate Manager PT RAU, Mustakim menjelaskan, penerapan K3 merupakan tanggung jawab bersama. Keselamatan dan kesehatan kerja hanya dapat terwujud melalui komitmen yang sama, konsistensi dalam menjalankan prosedur, serta saling mendukung dalam setiap aktivitas kerja.
“Berlandaskan prinsip Zero Accident, kami mengajak seluruh karyawan untuk menjadikan kepatuhan terhadap standar K3 sebagai kebiasaan dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Peringatan Bulan K3 ini tidak hanya diisi dengan apel, tapi juga dilengkapi simulasi penanggulangan kebakaran yang dilakukan tim pemadam internal PT RAU, serta simulasi pertolongan pertama.
Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta pemahaman pekerja dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi UPTD Wilayah II Muara Bungo, yang mendorong para pelaku usaha di Kabupaten Tebo untuk terus meningkatkan kesadaran pekerja dalam menerapkan dan membudayakan K3, guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Kepala Seksi Norma K3, Asrul menyampaikan, pelaksanaan K3 di PT RAU secara umum berjalan cukup baik. Penerapan K3 di perusahaan ini sudah cukup terpenuhi.
“Tantangannya, adalah memastikan pengawasan dan penerapannya konsisten di lapangan, mengingat luasnya area perkebunan sehingga ada potensi beberapa titik kurang terpantau,” ujarnya.
Asrul juga mendorong manajemen perusahaan untuk terus memperkuat pemenuhan persyaratan K3 melalui sosialisasi yang berkelanjutan serta penyediaan alat pelindung diri (APD) yang tepat sasaran.
Upaya penerapan K3 di PT RAU ini turut tercermin melalui pencapaian Zero Accident Award. Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara berkelanjutan.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, PT RAU berharap dapat terus memperkuat sinergi antara manajemen, pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. | DIA




















