Home / Reportase

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:48 WIB

Program Kampung Bahagia Berlanjut, 67 RT Nikmati Manfaat

Wali Kota Jambi, Maulana, menyerahkan program “Kampung Bahagia” kepada Ketua RT 06 Kelurahan Pinang Merah, Alam Barajo | dki-kj

Wali Kota Jambi, Maulana, menyerahkan program “Kampung Bahagia” kepada Ketua RT 06 Kelurahan Pinang Merah, Alam Barajo | dki-kj

JAMBIBRO.COM — Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha terus mengembangkan program “Kampung Bahagia”, sebagai upaya pembangunan berbasis komunitas.

Program ini tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga menyediakan sarana pendukung seperti alat pengeras suara, perlengkapan olahraga, dan fasilitas kebersihan.

Penyerahan simbolis manfaat program dilakukan langsung oleh Wali Kota Maulana kepada Ketua RT 06, Ponidi, di Pendopo Bahagia Bersinergi, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Minggu 26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menandai keberlanjutan program Kampung Bahagia yang telah diterapkan di 67 RT sebagai wilayah percontohan tahun 2025.

Baca Juga  Kota Jambi Juara Umum MTQ 54 Tingkat Provinsi

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Pemkot Jambi, para fasilitator, dan Ketua RT yang telah mewujudkan program ini. Kampung Bahagia yang semula dianggap mustahil, kini telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan, seluruh 67 RT berhasil membangun Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Maulana juga menekankan, dana Rp100 juta yang dialokasikan untuk setiap RT telah mendorong semangat gotong royong di masyarakat. Kontribusi swadaya warga dalam bentuk dana tambahan dan konsumsi turut memperkuat hasil pembangunan.

“Program ini bertujuan membangun wilayah berbasis komunitas dengan semangat kebersamaan. Tahun depan, sebanyak 1.650 Ketua RT akan bergerak bersama masyarakat untuk melanjutkan pembangunan,” tambahnya.

Baca Juga  BBS Dampingi Tim Kemendagri Verifikasi Desa Persiapan Kasang Tanjung Nangko

Maulana menyebut, Kampung Bahagia merupakan program pertama di Indonesia yang mengusung pembangunan berbasis komunitas. Ia berharap program ini dapat menjawab keluhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur seperti jalan dan drainase.

“Dengan mekanisme yang telah diajarkan kepada seluruh Ketua RT, saya optimis program ini akan tepat sasaran dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tuturnya.

Ketua Forum Komunikasi RT (FKRT) Kota Jambi, Suparyono, turut memberikan apresiasi terhadap inovasi Pemkot Jambi. Ia menilai pemberian kewenangan kepada Ketua RT mengelola anggaran Rp100 juta sangat bermanfaat dalam mewujudkan pembangunan sesuai kebutuhan lokal.

Baca Juga  Wawako Diza Susuri Genangan Banjir Temui Warga Terdampak

“Mari kita teruskan pelaksanaan Kampung Bahagia ini ke seluruh RT di Kota Jambi, agar manfaatnya dirasakan secara merata,” ucap Suparyono.

Suparyono juga berharap para Ketua RT dapat mengelola anggaran secara bergotong royong, agar penggunaannya maksimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Acara penyerahan manfaat program dihadiri Camat Alam Barajo Iper Riyansuni, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak, Lurah Pinang Merah Mayu Hardi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Alam Barajo, ketua FKRT kecamatan dan kelurahan, fasilitator Kampung Bahagia, serta para tokoh agama dan masyarakat. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Soto MBG Diinvestigasi, 104 Korban Dirawat

Reportase

Operasi Pasar Pangan Murah Bersama BSIP Pemkot Jambi Pastikan Stok Aman dan Harga Terjangkau

Reportase

Peduli Palestina, Dari Konser Musik Hingga Cukur Rambut Bayar Suka-Suka

Reportase

Anggota DPRD Provinsi Jambi Hati-Hati, KPK Ingatkan Pokir Rawan Korupsi

Reportase

Jambi Jadi Pusat Referensi Pelaksanaan Restorasi Gambut Nasional

Reportase

Satgas Pasti Blokir 507 Aktivitas dan Entitas Keuangan Ilegal, Waspada !!!

Daerah

Penjabat Bupati Muarojambi Jenguk Nenek Sakit dan Butuh Bantuan

Reportase

Desak Percepat Jalan Khusus Batu Bara, Begini Kata Al Haris