Home / Ragam

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:30 WIB

Polda Jambi Cek Karhutla Perbatasan Jambi – Sumatra Selatan, Ditemukan Titik Api di Muara Medak

Tim Ditreskrimsus Polda Jambi bersama instansi terkait memeriksa karhutla di perbatasan Jambi – Sumatra Selatan | dok polda

JAMBIBRO.COM – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengecek titik api (hotspot), di perbatasan Provinsi Jambi – Sumatra Selatan.

Pengecekan juga melibatkan tim dari Polres dan BPBD Kabupaten Muarojambi, Babinsa Koramil, dan Kelompok Masyarakat Peduli Api.

Untuk sementara, titik api terdeteksi di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Bambang Yugo, memimpin langsung operasi itu, didampingi Kasubdit IV AKBP Reza Khomeini.

Baca Juga  Polda Jambi Bantah Kumpulkan Nama Warga Penolak Stockpile Aurkenali

Juga ikut Kapolres Muarojambi AKBP Wahyu Bram serta perwakilan dari BPBD Kabupaten Muarojambi dan Babinsa dari Koramil 0415/Pijoan.

Kegiatan ini bukti kolaborasi yang efektif penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Provinsi Jambi – Sumatra Selatan.

Tim berhasil mengidentifikasi titik api di RT 14 Desa Muara Medak dengan luas sekitar 15 hektar.

Meskipun berjarak sekitar 21 kilometer dari perbatasan dengan Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, titik kebakaran berada di wilayah Provinsi Sumatra Selatan.

Baca Juga  Mutasi Besar-besaran di Polda Jambi, dari Kapolda, Wakapolda hingga Sejumlah Direktur

“Di sana tim melakukan pengecekan intensif terhadap hotspot dan memastikan koordinatnya di Lintang S -1°47’53” dan Bujur E 104°5’48”,” kata Bambang Yugo.

BPBD Musi Banyuasin bekerja sama dengan masyarakat setempat, termasuk Kelompok Masyarakat Peduli Api Bromo Sakti Pancuran, untuk menangani karhutla dan meminimalisir dampaknya.

Tim juga melakukan upaya kanalisasi di lokasi kebakaran untuk membatasi dan memadamkan sisa-sisa asap, sehingga mengurangi risiko perluasan karhutla.

Baca Juga  F Ngotot Tak Cabuli Anak Kandung dan Keponakannya

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen untuk melindungi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kerja sama yang solid antara berbagai instansi dan komunitas lokal sangat penting dalam menanggulangi bencana alam seperti kebakaran ini,” ujarnya.

Bambang berharap sinergi yang terbangun dalam penanggulangan ini dapat ditingkatkan, untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di kedua provinsi. 

“Ini menjadi bukti nyata respons cepat dan koordinasi yang baik dapat memberi hasil positif dalam menghadapi tantangan alam,” kata Bambang. | DIA

Share :

Baca Juga

Ragam

Al Haris Serahkan Bantuan Dumisake Pendidikan di Merangin

Ragam

Wali Kota Maulana Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Transportasi Berobat

Ragam

Brengkes Ikan… Kuliner Tradisional Khas Batanghari Tak Lekang Dimakan Teknologi

Ragam

“Love’s Mosaic” Rayakan Human Connection melalui Seni Sinema Karya Sineas Lokal dan Internasional

Ragam

Jelang “Pensiun” Syarif Fasha Kukuhkan Pengurus Iwako Jambi Periode 2023 – 2025

Ragam

Gubernur Jambi Harap TNAJ Jadi Pemantik Terbentuknya Masyarakat Berkarakter

Ragam

Media Centre STQH Nasional ke-27 Sediakan Berbagai Data dan Informasi

Ragam

Dua Warga Penyengat Rendah Tewas di Dalam Sumur, Evakuasi Berlangsung Dramatis