Home / Ragam

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:21 WIB

Gubernur Jambi Harap TNAJ Jadi Pemantik Terbentuknya Masyarakat Berkarakter

Peresmian Pondok Pesantren Marjanul Qalbi IBS Jambi, Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Senin (15/7/2024) | humas ibs

JAMBIBRO.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, berterima kasih kepada Tuan Guru Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah (TNAJ), Buya Dr Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi, dengan adanya keberadaan Rumah Ibadah Suluk, di Desa Perintis Makmur, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.

Al Haris meyakini pendekatan yang dilakukan TNAJ membawa paham tasawuf dapat menjadi pemantik terbentuknya masyarakat yang berkarakter, dengan mendorong masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari bekerja keras dan menjalankan kewajiban agama dengan ketaatan dan kepatuhan.

Pemerintah Provinsi Jambi TNAJ menjadi mitra dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mendidik dan membimbing masyarakat melalui bidang keagamaan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan daerah serta bangsa.

Baca Juga  Data PKH Harus Update Tiap Tahun, Warga Miskin Jangan Sampai Bertambah

Harapan itu disampaikan Al Haris melalui Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, pada acara Silaturahmi Jemaah TNAJ se-Sumatera dan Peresmian Pondok Pesantren Marjanul Qalbi IBS Jambi, di Rumah Ibadah Suluk Darus Salikin, Rimbo Bujang, Senin 15 Juli 2024.

Al Haris menyampaikan apresiasi atas nama masyarakat Provinsi Jambi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Marjanul Qalbi IBS, Rimbo Bujang, Dr SM Munawar Kholil dan para jemaah TNAJ telah menginisiasi dan berkontribusi dalam pembangunan Pondok Pesantren Marjanul Qalbi di Rimbo Bujang.

“Besar harapan kita keberadaan Pondok Pesantren Marjanul Qalbi ini membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, dan menjadi pilihan masyarakat untuk belajar agama, baik dalam peningkatan kualitas diri secara spiritual maupun perekonomian masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Al Haris Saksikan Langsung Final Tilawah Al Qur’an STQH Nasional 27

Al Haris berharap dari pondok pesantren ini lahir pemimpin negeri yang berakhlak mulia dan memegang teguh nilai-nilai keislaman dalam diri sebagai filter menghadapi pengaruh negatif yang semakin marak di era modern sekarang ini.

Guru Besar TNAJ, Buya Dr Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi menyatakan, TNAJ akan membangun empat pondok pesantren di Provinsi Jambi. Ini juga dilakukan di setiap provinsi di seluruh Indonesia, bahkan di mancanegara.

Tujuan pembangunan pondok pesantren itu untuk menyiapkan masyarakat, baik SDM, spiritual dan intelektualnya, sumber daya ekonomi dan sumber daya alamnya, agar bermanfaat untuk kepentingan umat.

Baca Juga  Menteri Kebudayaan Fadli Zon Soroti Tantangan Pelindungan Warisan Budaya

“Ini semua untuk menjadi bekal agar menjadi manusia yang memiliki intelektual dan spiritual dalam menghadapi perkembangan zaman,” ungkap Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi.

Pondok Pesantren Marjanul Qalbi IBS hadir di Rimbo Bujang membawa program menciptakan ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama. Program ini akan terealisasi jika antar jemaah antar thariqat membangun sinergitas yang baik dengan pemerintah, untuk mencapai satu tujuan yang sama menciptakan bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur.

Acara silaturahmi jemaah TNAJ dan peresmian Pondok Pesantren Marjanul Qalbi dihadiri Pemerintah Kabupaten Tebo dan ribuan jemaah dari berbagai provinsi di Sumatera. | REL

Share :

Baca Juga

Ragam

Gubernur Jambi Berbagi dengan Petugas Kebersihan

Ragam

Valentine Romantis dengan Make Up Korean Look ala Beby Tsabina Gunakan Produk Barenbliss

Ragam

PermataBank dan WWF – Indonesia Luncurkan Program Perlindungan Gajah Sumatra di Jambi

Ragam

Pergi Salat Maghrib, Amri Tak Kunjung Pulang

Ragam

Pendaki Gunung Kerinci Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ragam

Mursyid Sonsang: Stigma Hubungan Humas dan Media Massa Perlu Diubah

Ragam

Harunya Lepas Sambut Danrem 042/Gapu

Ragam

Cara Bersihkan Sungai Batanghari ala DLH Provinsi Jambi