Home / Reportase

Senin, 25 Mei 2026 - 20:14 WIB

Misteri Hilangnya Pemancing di Tepi Sungai Batanghari

Upaya Tim SAR melakukan pencarian seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Batang Tembesi | sar

Upaya Tim SAR melakukan pencarian seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Batang Tembesi | sar

JAMBIBRO.COM — Seorang pemancing, Dimas Ramadhoni, dilaporkan hilang secara misterius, saat memancing di Sungai Batang Tembesi.

Pemuda berusia 24 tahun asal Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, ini diduga kuat tenggelam di sungai.

Musibah bermula ketika Dimas pamit meninggalkan rumah untuk pergi memancing, Jumat pekan lalu. Namun ia tidak kunjung pulang ke rumah, sehingga keluarganya panik.

Merasa ada yang tidak beres, pihak keluarga bersama warga setempat melakukan penelusuran ke tempat Dimas memancing.

Di lokasi tersebut warga hanya menemukan sepeda motor, telepon genggam, dan alas kaki milik korban di pinggir sungai.

Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan penduduk desa. Karena korban tidak juga ditemukan, kehilangan itu akhirnya diteruskan ke pihak berwenang.

Baca Juga  Industri Hulu Migas Harus Bermanfaat untuk Rakyat

Laporan resmi dari BPBD Sarolangun diterima Kantor SAR Jambi pada Minggu (24/5/2026). Tim rescue dari Pos SAR Bungo pun langsung bergerak cepat ke lokasi.

Tim SAR menempuh perjalanan darat cukup jauh, sekitar 205 kilometer demi untuk mencari Dimas. Hari ini operasi pencarian memasuki hari kedua.

Tim SAR Gabungan, terdiri dari Pos SAR Bungo dan BPBD Sarolangun, langsung bergerak dibantu warga yang melakukan penyisiran berdasarkan rencana operasi yang matang.

Guna memaksimalkan area penyisiran di tengah kondisi cuaca berawan, tim dibagi 3 Search and Rescue Unit (SRU), agar radius pencarian menjangkau wilayah lebih luas.

Baca Juga  Inflasi Provinsi Jambi Juni 2025 di Atas Nasional

SRU 1 melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan LCR SAR MTA ke arah hilir sungai sejauh 3 kilometer.

Sementara itu, SRU 2 melakukan manuver penyisiran menggunakan LCR BPBD Sarolangun ke arah hilir dengan radius sejauh 6 kilometer.

SRU 3 bergerak menggunakan LCR Pos SAR Bungo dengan jangkauan lebih jauh ke arah hilir hingga 9 kilometer.

Skenario penyisiran paralel ini diharap mampu mendeteksi keberadaan korban yang kemungkinan terbawa arus bawah sungai.

Dalam operasi besar ini, sejumlah alat utama (alut) dan peralatan SAR (palsar) berkualifikasi khusus diterjunkan ke lokasi.

Baca Juga  Anggota Komisi XIII Elpisina Tegaskan Insan dan Lembaga Penyiaran Harus Patuh pada Etika dan Hukum

Armada yang bersiaga di antaranya kendaraan taktis Rescue Car, beberapa unit perahu karet (Landing Craft Rubber), hingga peralatan medis.

Perlengkapan ditambah dengan alat komunikasi radio portabel, serta peralatan evakuasi kantong jenazah lengkap.

Hingga rilis resmi ini dikeluarkan, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya keras menyisir aliran Sungai Batang Tembesi.

Petugas di lapangan menemui kendala. Karakteristik sungai cukup dalam, dan arus air tidak menentu.

Kendati demikian, seluruh unsur penolong di lapangan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan koordinasi yang solid, demi menemukan keberadaan korban secepatnya. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Ayo ! Nobar Argentina vs Swiss, DPW PKS Jambi Siapkan Banyak Doorprize…

Politik

Heboh Surat Suara Sudah Tercoblos 02 Dilla – Muslimin, Tapi Bo’ong…

Reportase

Kelompok Belajar Adat Eco Pakai Paling Aktif se-Provinsi Jambi

Reportase

Gubernur Jambi Lepas Kontingen PON XXI Aceh – Sumut, Ada Bonus untuk Atlet Peraih Medali

Reportase

Instruktur Jambi Raih Tiga Penghargaan pada Sertifikasi Nasional ORKI-KSN di Lampung

Reportase

Oknum Polda Jambi Diterpa Isu Backing Bisnis Ilegal

Reportase

Bungkam Pers, Mapolda Jambi Didemo

Reportase

Al Haris Minta Swasta Ikut Bergabung di Baznas