Mayor Petrus Paramayudo Prabowo saat menjadi narasumber pada diskusi panel, di Forth Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat | dispenad
JAMBIBRO.COM – Mayor Inf Petrus Paramayudo Prabowo, satu dari tiga perwira muda terbaik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), sungguh luar biasa.
Petrus menjadi narasumber diskusi panel yang diselenggarakan oleh US Army CGSC, di Arnold Conference Room, Lewis and Clark Center, Forth Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat, Jumat lalu.
Petrus bersama 2 rekannya, Mayor CZI Yusfi Fitrawan, dan Mayor CHK Sultan Syahrir, kini menjalani pendidikan dan pelatihan di Seskoad Amerika Serikat, atau US Army Command General and Staff College (US Army CGSC).
Diskusi panel itu diadakan oleh Cultural & Area Studies Office (CASO), lembaga thinktank di bawah US Army Combined Arms Center, setara Kodiklatad TNI.
CASO secara rutin menyelenggarakan seminar, diskusi panel dan riset, melibatkan akademisi atau praktisi profesional, dari AS maupun negara lain.
Diskusi panel bertajuk “Key Issues in Southeast Asia: Allies, Partners, and China” itu dipimpin oleh moderator, Dr Mahir J Ibrahimov, Director Cultural and Area Studies Office, US Army CGSC.
Petrus Paramayudo Prabowo, dari satuan Pussenif Kodiklatad TNI, satu-satunya panelis berstatus perwira siswa Seskoad AS dalam sejarah diskusi panel CASO.
Panelis lainnya, Lieutenant Colonel (LTC) David C McCaughrin, dan Lieutenant Colonel (LTC) Phill Kerber, berasal dari Department of Joint Interagency and Multinational Operations, US Army CGSC.
Diskusi dibuka oleh Dr Robert T Davis II, Associate Dean of Academics US Army CGSC, dilanjutkan pembahasan mengenai “Key Issues in Southeast Asia: Allies, Partners, and China”.
Panelis pertama, LTC David C. Mc Caughrin, mengulas sejarah hubungan China dan negara-negara Asia Tenggara. Panelis kedua, LTC Phill Kerber, membahas konteks strategis Asia Tenggara dalam persaingan pengaruh AS dan China.
Petrus Paramayudo Prabowo memaparkan realitas posisi netral Indonesia bersama negara-negara ASEAN dalam persaingan hegemoni antara AS dan China di kawasan.
Presentasi ketiga panelis dilanjutkan dengan sesi QnA (tanya jawab) yang melibatkan peserta yang hadir secara offline dan online.
Pemaparan netral dan objektif Mayor Petrus Paramayudo Prabowo memberi feedback berharga bagi proyeksi kerja sama militer AS dan negara-negara kawasan Asia Tenggara di masa mendatang. Dia mendapat pujian dan penghargaan istimewa dari civitas akademika US Army CGSC.
Tampilnya Mayor Petrus Paramayudo Prabowo itu membanggakan TNI AD dan Indonesia. Mayor Inf Petrus Paramayudo Prabowo merupakan perwira generasi muda cemerlang, bagian dari generasi emas yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. | REL
Editor : Doddi Irawan