Home / Nasional

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:41 WIB

Kapuspen TNI Luruskan Rencana Penambahan Kodam Baru, Termasuk di IKN

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Nugraha Gumilar | dok pribadi

JAMBIBRO.COM – Rencana korps Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah komando daerah militer (kodam) baru menimbulkan salah penafsiran.

Beredar di masyarakat, Markas Besar TNI akan menambah 37 kodam baru se-Indonesia. Padahal bukan begitu maksudnya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Nugraha Gumilar meluruskan, yang benar adalah penambahan 22 kodam baru.

Baca Juga  Pasukan Bermotor Amankan Pemilu, Anggota TNI dan Polri Boncengan

Nugraha menjelaskan, kodam-kodam baru itu akan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Markasnya berkedudukan di ibukota provinsi, termasuk Jambi.

Dalam rilis Kapuspen TNI yang diterima JAMBIBRO dijelaskan, sebelumnya di Indonesia terdapat 15 kodam. Penambahan itu untuk melengkapi.

“Beredar berita penambahan kodam yang membuat masyarakat salah tafsir,” kata Nugraha dari Kantor Puspen TNI, di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 29 Februari 2024.

Baca Juga  Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sangat Kehilangan Letjen TNI (Purn) Doni Monardo

Nugraha menjelaskan, berita-berita itu menggambarkan seakan TNI akan menambah 37 kodam baru. Ini yang disalahartikan oleh masyarakat.

“Rencana TNI menambah kodam akan diimplementasikan secara bertahap,” jelas lulusan Akademi Militer (Akmil) 1989 itu.

Baca Juga  Main Minyak, Sopir Ini Nekat Jadi Anggota TNI Gadungan

Mantan Komandan Politeknik Angkatan Darat itu berharap, masyarakat jangan salah menafsirkan rencana penambahan kodam.

“Kodam baru juga akan dididirkan di Ibu Kota Negara (IKN). Totalnya 37, dari semula 15 ditambah 22 kodam baru,” ujar pria kelahiran Jawa Barat, 23 Januari 1968. | DIA

Editor : Doddi Irawan

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Tangkap Mairon Tabuni DPO KKB Puncak

Nasional

Proyek Jalan Nasional ke Desa Pembengis Bikin Usman Ermulan Khawatir

Nasional

Banyak Prestasi di Jambi, Widodo Noercahyo Kini Jenderal Bintang Satu

Nasional

Risiko Korupsi Jadi Tantangan Penegakan Integritas OJK dan SJK

Nasional

OJK Perkuat Ketahanan dan Integritas Industri Jasa Keuangan Indonesia

Nasional

Rayakan HUT 80 Kemerdekaan RI, QRIS Sudah Bisa Digunakan di Jepang

Nasional

Rayakan Hari Kartini, OJK, BI dan KP2MI Edukasi Perempuan Pekerja Migran Indonesia

Nasional

OJK Gelar Diseminasi Riset Kolaborasi Bersama UNEP FI