Home / Ekobis

Senin, 18 September 2023 - 21:34 WIB

Jambi Punya Karbon Luar Biasa, Peluang Bisnis Besar

Gubernur Jambi pada seminar nasional pengurangan emisi gas rumah kaca dan peluang perdagangan karbon di Indonesia, di Kota Jambi, Senin, 18 September 2023 | ?DOD/AGUS

Gubernur Jambi pada seminar nasional pengurangan emisi gas rumah kaca dan peluang perdagangan karbon di Indonesia, di Kota Jambi, Senin, 18 September 2023 | ?DOD/AGUS

Gubernur Jambi pada seminar nasional pengurangan emisi gas rumah kaca dan peluang perdagangan karbon di Indonesia, di Kota Jambi, Senin, 18 September 2023 | AGUS

JAMBIBRO.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, mengklaim Provinsi Jambi memiliki karbon sangat luar biasa. Potensi itu bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis kedepan.

Hal itu disampaikan Al Haris pada seminar nasional pengurangan emisi gas rumah kaca dan peluang perdagangan karbon di Indonesia, di Kota Jambi, Senin, 18 September 2023.

Menurut Al Haris, Jambi saat ini menjadi pilot project pengembangan karbon. Ini peluang bisnis besar kedepan, ketika karbon punya harga dan punya nilai cukup. Ini potensi penerimaan daerah.

Provinsi Jambi secara ekologis memiliki 4 taman nasional, dengan luas kawasan hutan sekitar 2.098.535 hektar atau 45 persen. Cukup luas dan kompleksnya kawasan hutan, serta tingginya deforestasi, maka Pemprov Jambi fokus melakukan intervensi perubahan iklim.

“Salah satunya dengan REDD+, melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, penanganan konflik, serta pola pengelolaan hutan berbasis masyarakat,” kata Haris.

Dalam intervensi penurunan emisi daerah Gas Rumah Kaca (GRK), Pemprov Jambi menyusun RPJMD 2021 – 2026 yang diintegrasikan dengan pembangunan rendah karbon, sebagai strategi transisi menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Pemprov Jambi dengan dukungan lembaga non pemerintah juga menyusun masterplan (rencana induk) peta jalan rencana pertumbuhan ekonomi hijau 2021 – 2045, dan Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Rencana Pertumbuhan Ekonomi Hijau (Green Growth Plan) Provinsi Jambi.

Dalam penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon, untuk pencapaian target kontribusi yang ditetapkan secara nasional, dan pengendalian emisi GRK dalam pembangunan nasional, menjadi peluang bagi Pemprov Jambi mengimplementasikan program BioCF-ISFL dan kontribusi para pihak dalam pembiayaan program penurunan emisi GRK.

Program BioCF ISFL Provinsi Jambi 2022 – 2025 merupakan dana hibah dari World Bank (Bank Dunia). Saat ini program itu memasuki tahapan pra-investasi menggunakan metode on granting dalam menghasilkan manfaat penurunan emisi.

“Manfaat yang diperoleh tidak hanya berkontribusi bagi lingkungan, tapi juga masyarakat. Nantinya target pertumbuhan ekonomi hijau Provinsi Jambi dapat tercapai dan terwujud,” ujar Haris. | DOD

Share :

Baca Juga

Ekobis

Harga Sembako Tidak Stabil, Pedagang Pasar Aurduri Mengeluh

Ekobis

OJK Terus Dorong Pengembangan Perusahaan Rintisan dan UMKM

Ekobis

SKK Migas dan KKKS Wilayah Jambi Masif dan Agresif Percepat Eksplorasi Sumur Minyak dan Gas Baru

Ekobis

Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Jambi Tumbuh Positif

Ekobis

Sri Purwaningsih Beri Apresiasi Program Urban Farming Kodim 0415/Jambi

Ekobis

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Meningkatnya Risiko Geopolitik

Ekobis

Zulkifli Hasan Cek Harga Sembako di Pasar Talang Banjar

Ekobis

Dua Bulan Terakhir Satgas PASTI Blokir 302 Pinjol Ilegal dan Pinpri