Home / Kriminalitas

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:54 WIB

Imigrasi Gagalkan Upaya WNA Myanmar Miliki Paspor Indonesia

Ilustrasi by Gemini

Ilustrasi by Gemini

JAMBIBRO.COM — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal mengamankan M, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar. M berusaha mendapatkan Paspor Republik Indonesia menggunakan identitas palsu sebagai WNI.

Kasus ini terungkap ketika M mengajukan permohonan paspor baru. Ia melampirkan dokumen kependudukan, berupa kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Namun, ketelitian petugas menemukan sejumlah kejanggalan saat proses wawancara, mulai dari keterangan yang berubah-ubah hingga penggunaan bahasa Indonesia yang tidak fasih.

Karena mencurigakan, permohonan itu kemudian ditindaklanjuti oleh seksi terkait, dan diarahkan ke Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim).

Baca Juga  9 Tersangka Pembakaran Kotak Suara di Sungai Penuh Sudah Diamankan

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah bukti pada telepon genggam M, seperti foto-foto pengungsi Myanmar, dokumen digital terkait warga Bangladesh dan Rohingya, serta beberapa foto kartu UNHCR.

Setelah diperiksa lebih lanjut, M akhirnya mengaku sebagai etnis Rohingya. Ia melarikan diri dari Myanmar ke Malaysia pada 2013, lalu masuk ke Indonesia secara ilegal melalui perairan Kepulauan Riau pada 2020.

Meski masuk secara ilegal, M berhasil memperoleh dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, akta kelahiran di Batam, bahkan surat izin mengemudi (SIM) C di Jakarta. Identitas itu digunakannya untuk hidup bak WNI.

Baca Juga  Industri Jasa Keuangan Jambi Tumbuh Positif Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

M juga mengaku telah menetap di Tanjung Jabung Barat, Jambi, sejak 2024. Ia bekerja sebagai kenek truk ekspedisi, dan menikah secara siri.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal, Andriw Guntur S Simanjuntak, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kewaspadaan petugas dalam menjaga integritas dokumen negara.

“Paspor Republik Indonesia adalah dokumen resmi negara yang dilindungi hukum. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kami memastikan hanya WNI yang berhak memilikinya. Setiap indikasi penyalahgunaan akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Baca Juga  Komitmen Sukseskan Program MBG, Sekda Muaro Jambi Monitoring di Jaluko

Andriw menyebut, M telah dilakukan pendetensian dan terancam pidana sebagaimana diatur pada Pasal 126 huruf c UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dengan terbongkarnya kasus ini, Kantor Imigrasi Kuala Tungkal mengimbau masyarakat agar lebih proaktif melaporkan dugaan pelanggaran keimigrasian melalui kanal resmi yang tersedia.

“Kerja sama masyarakat dan media dinilai sangat penting, untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah penyalahgunaan dokumen negara,” kata Andriw. | DIA

Share :

Baca Juga

rendra

Kriminalitas

Anggota DPRD Provinsi Jambi Tunggu Progres Laporannya ke Polresta

Kriminalitas

Hati-hati Jelang Lebaran, Maling Nekat Karpet Juga Diembat

Kriminalitas

Mengungkap Keabsahan Ijazah Amrizal, Harmen Sang “Saksi Kunci” Diisukan Meninggal Dunia Ternyata Masih Hidup

Kriminalitas

Polisi Ungkap Penangkapan Mobil Tangki PT Elnusa Petrofin

Kriminalitas

Polres Bungo Beberkan Teka-Teki Mayat Tanpa Kepala

Kriminalitas

Cuma 20 Hari, Polda Jambi Tangkap 199 Pelaku Narkoba

Kriminalitas

Dua Anggota Polsek Kumpeh Ilir Jadi Tersangka

Kriminalitas

Mabes Polri dan Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 25 Miliar Rupiah, Begini Kejadiannya…