Home / Reportase

Kamis, 16 April 2026 - 10:49 WIB

Hilang Pascabentrok, Warga SAD Ditemukan Masih Hidup

Aparat kepolisian akhirnya menemukan Nyatan, warga SAD yang hilang pascabentrokan dengan aparat keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL), di Kecamatan Air Hitam, Sarolangun | humas polda jambi

Aparat kepolisian akhirnya menemukan Nyatan, warga SAD yang hilang pascabentrokan dengan aparat keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL), di Kecamatan Air Hitam, Sarolangun | humas polda jambi

JAMBIBRO.COM — Upaya cepat aparat kepolisian menangani pascabentrokan antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dan aparat keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL), di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, membuahkan hasil.

Nyatan, warga SAD yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Sejak awal kejadian, personel Polres Sarolangun langsung melakukan langkah-langkah kepolisian. Mulai dari pengumpulan bahan keterangan, koordinasi dengan tokoh adat, hingga operasi pencarian terpadu di lapangan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas, Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja cepat aparat di lapangan.

“Setelah dilakukan penelusuran dan koordinasi intensif antara aparat kepolisian dan pihak komunitas SAD, warga tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Baca Juga  Porkab Drumband Muaro Jambi Jadi Ajang Lahirkan Bibit Unggul

Dalam proses pencarian, Polri menggelar apel konsolidasi untuk menyusun strategi dan membagi tugas personel di titik rawan.

Personel Brimob dan TNI ditempatkan di wilayah Inti 2, sementara satsamapta dan satlantas disiagakan di Inti 1.

Anggota polres dan polsek juga dikerahkan di Simpang Kalingga untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

Tim gabungan juga menggunakan perahu karet bersama BPBD dan Damkar dalam pencarian. Berkat kerja sama, Nyatan yang hilang berhasil ditemukan di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Baca Juga  PKS Jambi Gelar Sehari Bersama Al-Qur’an

Selain pencarian, personel Sat Intelkam Polres Sarolangun aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat adat. Koordinasi intensif dilakukan dengan Temenggung SAD, Nangkus, untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah konflik lanjutan.

“Pendekatan persuasif terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan serta membangun kepercayaan antara masyarakat adat dan aparat,” jelas Erlan.

Polisi juga menindaklanjuti informasi terkait rencana penyerangan lanjutan oleh warga SAD. Setelah dilakukan pendalaman dan klarifikasi kepada tokoh adat, informasi tersebut dipastikan tidak benar sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Dengan langkah cepat dan humanis aparat kepolisian, situasi di wilayah PT SAL kini berangsur aman. Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, meski personel keamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan.

Baca Juga  BPD HIPMI Jambi Gelar Musda XII, Agenda Utama Memilih Ketua Umum

Erlan menegaskan, Polri akan selalu hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan. Polri bergerak cepat dalam setiap situasi untuk memastikan keselamatan masyarakat.

“Penemuan warga SAD dalam keadaan selamat merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis,” tegasnya.

Erlan menambahkan, kepolisian akan terus memperkuat sinergi dengan tokoh adat dan pemerintah daerah.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” pesannya. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Luar Biasa ! ASN Pemkot Jambi Kurban 142 Sapi, 8 Kerbau, 30 Kambing

Reportase

TKI Asal Kerinci Terlantar di Malaysia, Ingin Pulang Tak Punya Uang

Reportase

RS Islam Arafah Janji Perbaiki Rumah Warga Terdampak Robohnya Pagar Beton

Reportase

Al Haris Ingatkan Pembangunan Moral Anak Bangsa

Reportase

Nataru Makin Dekat, Begini Situasi Jambi Terkini…

Reportase

Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar dan Evi Monike Saragih Disambut Tradisi Perang Pora

Reportase

Ketika Wali Kota Maulana Bicara Tata Ruang dan Banjir

Reportase

Anak Dicabuli, Pelaku Berkeliaran