Home / Reportase

Senin, 8 Desember 2025 - 19:31 WIB

Jurang Kerinci Telan Nyawa

Tim SAR terlibat pencarian korban kecelakaan di Muara Hemat, Kerinci | sar

Tim SAR terlibat pencarian korban kecelakaan di Muara Hemat, Kerinci | sar

JAMBIBRO.COM — Sebuah mobil double cabin warna biru bernomor polisi BD 91 NZ terjun ke jurang, di kawasan perbatasan Kabupaten Merangin dan Kerinci, Jambi, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Informasi pertama datang dari Kepala Desa Birun, Bambang, Minggu sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Dari tiga penumpang, satu orang bernama Fredy (30), selamat. Sedangkan dua lainnya dinyatakan hilang.

Tak lama setelah laporan diterima, Pos SAR Kerinci yang dibantu Kantor SAR Jambi mengerahkan 10 personel ke lokasi. Perjalanan menuju titik jatuhnya kendaraan memakan waktu 3 jam dari Sungai Penuh, atau 8 jam dari Kota Jambi.

Baca Juga  Wali Kota Jambi Pastikan Penanganan Drainase Rawan Banjir

Setiba di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di area jurang yang didominasi tebing curam. Kondisi medan yang sulit membuat identifikasi korban hilang harus dilakukan secara bertahap.

Operasi ini melibatkan BPBD Kerinci, Babinsa, polsek setempat, serta warga desa. Cuaca berawan menambah tantangan pencarian.

Tim SAR menggunakan Rescue D-Max, drone thermal, rubber boat, perahu rafting, serta perlengkapan komunikasi dan navigasi.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menegaskan bahwa pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Prioritasnya adalah menemukan dua korban hilang secepat mungkin.

Hingga Minggu malam, pencarian terus berlangsung. Visualisasi di lokasi terbatas akibat gelap, sehingga pemantauan dilakukan dari tepi tebing.

Baca Juga  Pemkot Jambi Perpanjang Lagi Sekolah Daring hingga 4 September

Pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 09.30 WIB, tim melaporkan penemuan satu korban dalam keadaan mengapung di permukaan sungai.

Identitas korban kemudian diketahui sebagai Yogi, 30 tahun, wiraswasta asal Kabupaten Tebo, Jambi.

Yogi ditemukan oleh anggota Polsek Sungai Manau, di Desa Guguk, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin. Jenazahnya dibawa ke RSUD Merangin untuk diotopsi. Keluarga korban juga hadir.

Data yang didapat, korban selamat yang hanya menderita luka ringan, Fredy, adalah pengemudi mobil. Ia bekerja sebagai wiraswasta yang berasal dari Kota Jambi.

Baca Juga  Gubernur Jambi Minta Generasi Muda Kuasai Keterampilan Abad 21

Penumpang lainnya, Alam (30), seorang wiraswasta asal Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, Jambi, belum ditemukan.

Menurut informasi di lapangan, mobil terjun ke jurang yang curam di Desa Muara Hemat. Karena berbatasan langsung dengan aliran sungai memperbesar risiko korban terseret arus.

Keterlibatan berbagai instansi memperlihatkan koordinasi lintas wilayah, namun jarak tempuh yang panjang dari pos SAR utama menjadi tantangan.

Kasat Lantas Polres Kerinci, Iptu Into Sujarwo, memastikan pencarian korban terakhir, Alam, masih terus dilakukan. Hingga kini operasi gabungan tetap berfokus pada penyisiran tebing dan aliran sungai. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Wali Kota Maulana Dorong Sinergi Antar Kota di Sumbagsel

Reportase

Brigjen TNI Heri Purwanto Gantikan Brigjen TNI Rachmad Jabat Danrem 042/Gapu

Reportase

Sungai Batanghari Kembali Telan Korban, Seorang Anak Hanyut

Reportase

Respon Keluhan Warga, Wali Kota Maulana Turun Cek IPA dan Intake PDAM

Reportase

19,2 Ton Kopi Robusta Kerinci Ekspor ke Mesir

Reportase

Mursyid Sonsang Soroti Makna Strategis Majelis Bahagia Bersholawat

Reportase

Dansat Brimob, Kabid Propam, Dirbinmas, Dirlantas dan Kapolres Tebo Diserahterimakan

Reportase

Dua Korban Hanyut di Sungai Batang Merangin Belum Ditemukan, Istri Agus Ternyata Sedang Hamil Tua