Home / Reportase

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:08 WIB

Hesti Haris Puji Pekan Budaya Sarolangun Benteng Tradisi Daerah

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Budaya di Kabupaten Sarolangun | ed

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Budaya di Kabupaten Sarolangun | ed

JAMBIBRO.COM — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, memberi apresiasi besar terhadap kesuksesan penyelenggaraan Pekan Budaya di Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian TMMJ ini dinilai sebagai upaya nyata dalam melindungi kekayaan tradisi lokal. Kegiatan itu ditutup Sabtu, 2 Mei 2026, malam.

Hesnidar yang akrab disapa Hesti memandang Pekan Budaya sebagai instrumen strategis untuk menjaga nilai-nilai luhur daerah, agar tidak tergerus perkembangan zaman yang kian pesat.

Istri Gubernur Jambi itu menegaskan bahwa pelestarian warisan nenek moyang merupakan tanggung jawab kolektif demi masa depan generasi muda.

Ia mengingatkan pentingnya menanamkan pemahaman budaya kepada anak cucu, agar mereka tidak kehilangan identitas sebagai bangsa.

Baca Juga  Satu Tahun Pemerintahan Dillah–Muslimin, Tanjabtim Bergerak ke Mana?

“Tradisi lokal harus tetap eksis dan diwariskan dengan prinsip yang kokoh, meskipun diterpa berbagai perubahan global,” tegasnya.

Hesti merasa perlu melaksanakan kegiatan seperti ini, supaya generasi mendatang paham dan tahu berbagai macam budaya serta tradisi daerahnya.

“Saya berharap budaya nenek moyang yang mulai tergerus zaman dan terancam punah kita gali dan lestarikan kembali,” ujar Hesti di sela-sela penutupan acara.

Hesti secara khusus menyoroti keistimewaan seni berpantun yang merupakan metode komunikasi unik khas masyarakat Melayu Jambi.

Ia menilai penyampaian pesan moral melalui pantun jauh lebih menyentuh dan berkesan dibandingkan melalui pidato formal.

Baca Juga  Al Haris Sampaikan Langsung Nota Pengantar Ranperda APBD Perubahan 2024

Kekuatan seni dalam pantun dianggap mampu merangkum makna mendalam dengan balutan estetika yang menarik minat pendengar. Hesti yakin budaya dapat menjadi alat pemersatu bangsa yang sangat efektif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Budaya adalah alat pemersatu. Contohnya pantun, meski sudah lama, orang tetap penasaran. Kita bisa menampilkan seni ini dalam berbagai kesempatan agar penyampaian pesan lebih menarik dan bernilai seni,” sarannya.

Apresiasi tinggi juga ditujukan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang telah menginisiasi wadah pelestarian seni dan budaya tersebut.

Hesti berharap keberhasilan acara ini dapat menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lainnya di seluruh Provinsi Jambi.

Baca Juga  TVRI Jambi Akan Gelar Kick Off Piala Dunia 2026 Serentak Nasional

Menurut Hesti, penggalian potensi budaya di setiap daerah dianggap krusial, untuk membentengi para pemuda dari pengaruh negatif tradisi asing.

Identitas lokal yang kuat akan menjadi penyaring alami bagi masuknya budaya luar yang tidak selaras dengan norma daerah.

“Saya berharap daerah lain juga menggali potensi budaya masing-masing. Tujuannya jelas, memperkenalkan identitas kepada generasi muda di tengah gempuran tradisi luar,” pungkas Hesti.

Pekan Budaya ditutup dengan berbagai penampilan kesenian daerah yang memukau para penonton di lokasi acara. Ajang seperti ini perlu rutin dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan ekspresi seni tradisional di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. | ED/DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Ubah Limbah Jadi Cuan, Tanjabtim Kembangkan Industri Coco Fiber

Reportase

Maulana – Diza Resmi Pimpin Kota Jambi

Reportase

Tim SAR Temukan Korban Kecelakaan Kapal di Sungai Pengabuan

Reportase

Maulana dan Diza Pantau Kehadiran Lewat JCOC, Masih Ada ASN Bandel

Reportase

Unit Reskrim Polsek Jelutung Tangkap Tukang Parkir

Reportase

Regenerasi Pengurus Daerah, Partai Hanura Rampungkan Pemilihan Ketua DPC se-Provinsi Jambi

Nasional

BBS Sambut Baik Munas VI APKASI, Bertukar Pikiran Memberi Kerja Nyata

Reportase

ASN Muaro Jambi Kompak Bersihkan Fasilitas Publik