Home / Rilis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:08 WIB

Generasi Muda Antusias Dengar Gagasan Diza Hazra Aljosha

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menjadi pembicara pada forum bertajuk Cerita Kota yang digelar Yayasan Urun Daya Kota | dki-kj

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menjadi pembicara pada forum bertajuk Cerita Kota yang digelar Yayasan Urun Daya Kota | dki-kj

JAMBIBRO.COM — Jakarta sore itu, Sabtu, 31 Januari 2026, terasa berbeda di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki. Ruang pertunjukan yang biasanya dipenuhi karya seni, kali ini menjadi arena diskusi tentang masa depan kota-kota di Indonesia.

Forum bertajuk Cerita Kota yang digelar Yayasan Urun Daya Kota menghadirkan sosok inspiratif dari Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Acara yang dikemas dengan nuansa festival ini bukan sekadar diskusi formal. The City Meet Up menjadi ruang temu publik, tempat ide-ide segar bertemu dengan pengalaman nyata.

Diza hadir bersama tokoh-tokoh urban, seperti Mas Jacob dari M Bloc Group, Vanesha Manuturi dari Kota Kita Surakarta, dan Her Pramtama dari Karsa CityLab & IAI.

Baca Juga  Pimpin Apel Peningkatan Disiplin Pj Wali Kota Jambi Ajak ASN Bersatu Dukung Program Kepala Daerah Baru

Dalam paparannya, Diza menekankan, kota bukan lagi sekadar bangunan dan jalan. Kota tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai ruang fisik, melainkan sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh ide, pengalaman, dan harapan orang-orang yang hidup di dalamnya.

Dengan penuh semangat, Diza menyoroti tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks. Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci agar pembangunan tetap relevan dan berkelanjutan.

Diza juga mengajak generasi muda lebih aktif dalam kolaborasi. Hal ini agar masyarakat bisa menerima pemerintah, dan pemerintah bisa lebih kolaboratif dengan masyarakat.

Baca Juga  Semarak Idul Fitri, Wali Kota Maulana Lepas Pawai Mobil Hias Takbiran Keliling

Dengan banyaknya usia muda di Indonesia saat ini, tentunya kolaborasi bersama sangat menentukan visi besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Tak hanya bicara konsep, Diza juga membawa cerita tentang Kota Jambi. Ia mempromosikan potensi kota, mulai dari sejarah, kearifan lokal, kuliner khas, hingga destinasi wisata unggulan.

Meski mengakui Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam sebesar daerah lain, ia menegaskan bahwa kota ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi.

“Sebagai wakil kepala daerah, saya berkomitmen untuk terus menyediakan ruang-ruang yang mewadahi komunitas agar bisa berdampak lebih dalam bagi kehidupan kota,” tegasnya.

Baca Juga  Maulana Paparkan Peran ILP dan Kampung Bahagia dalam Sistem Kesehatan Kota Jambi

Peserta yang mayoritas anak muda tampak antusias menyimak gagasan-gagasan tersebut. Format acara yang santai membuat diskusi terasa hidup, ditambah dengan sesi aktivasi komunitas dan refleksi kota yang memberi warna berbeda.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menumbuhkan empati publik dalam memaknai kota sebagai ruang hidup bersama.

Kehadiran Diza di panggung nasional menjadi bukti bahwa Jambi siap membawa perspektif baru dalam pembangunan kota yang lebih partisipatif dan kolaboratif. | PR

 

Share :

Baca Juga

Rilis

Barenbliss Menguak Tren K-Beauty 2026, Era “Skinimalism & Confidence Flow”

Rilis

OJK Komitmen Perkuat Transparansi Pasar Modal  

Rilis

Pentingnya Kolaborasi dengan Media Massa Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

Rilis

Wajah Baru Perizinan OJK yang Lebih Cepat, Transparan, dan Adaptif

Rilis

Satgas Pasti Imbau Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Jelang Lebaran

Rilis

OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto Sesuai SAK Indonesia

Rilis

Meriahkan Lima Dekade Perjalanan RGE, Asian Agri Gelar Bakti Sosial

Rilis

Tutup 2025, PINTU Gelar Year-End Trading Competition 2025 Berhadiah Total Rp300 Juta