Home / Nasional

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Disrupsi Mengguncang, Jurnalis Sejati Tak Akan Tumbang

Herik Kurniawan

Herik Kurniawan

JAMBIBRO.COM — Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Herik Kurniawan, menyerukan perlawanan terhadap gelombang disrupsi media yang mengancam masa depan pers nasional.

Seruan itu disampaikan Herik pada perayaan HUT ke-27 IJTI, di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu kemarin.

Herik menegaskan, meski ribuan pekerja media kehilangan pekerjaan, jurnalis sejati tak akan tumbang karena berpegang pada kode etik dan jurnalisme positif.

Perayaan HUT ke-27 IJTI di Pontianak menjadi panggung bagi Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menyampaikan pesan tegas: jurnalis harus tetap berdiri tegak di tengah badai disrupsi media.

Baca Juga  Program Kampung Bahagia Berlanjut, 67 RT Nikmati Manfaat

Herik mengingatkan, IJTI lahir pada 8 Agustus 1998 di tengah semangat reformasi yang mengusung demokrasi, kebebasan pers, dan hak publik atas informasi yang benar.

“Nilai-nilai reformasi adalah fondasi IJTI untuk membangun bangsa dengan semangat keberagaman dan demokrasi berkeadilan,” ujarnya.

Herik memaparkan fakta suram industri media. Hingga Mei 2025, lebih dari 3.500 pekerja media kehilangan pekerjaan, pendapatan iklan anjlok, dan perilaku konsumsi media berubah drastis.

Baca Juga  Seismic 2D - Gerbera Pertamina EP Lewati 142 Desa di Sumsel dan Lampung

“Kita semakin tergantung pada platform digital global. Media mainstream kini harus mengejar kebenaran di tengah derasnya hoaks di media sosial,” katanya.

Namun, di balik tantangan itu, Herik melihat harapan. Ia menekankan, teknologi hanyalah alat. Jurnalis harus adaptif, menguasai keterampilan multimedia, serta berani mempertahankan nilai transparansi, keberanian, dan objektivitas.

Baca Juga  PetroChina Gandeng UIN STS Jambi Dorong Penelitian dan Program CSR

Herik juga menyoroti kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah banyak pekerjaan kreatif.

“AI tak bisa menggantikan peran jurnalis dalam memverifikasi fakta, menegakkan kode etik, dan memberi sentuhan humanis,” tegasnya.

Herik mengajak seluruh anggota IJTI terus menjaga jurnalisme positif. Di ulang tahun ke-27, jurnalis harus menegakkan kode etik dan tetap bekerja untuk rakyat. | PR

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Pasti Blokir 585 Pinjol Ilegal dan Pinpri

Nasional

Buya Mahyeldi Minta AKM Bangkitkan Kopi Minang

Nasional

Proyek Hulu Migas Forel dan Terubuk Momen Sejarah Menuju Swasembada Energi

Nasional

OJK Luncurkan Buku Perdagangan Karbon Bagi Sektor Jasa Keuangan

Nasional

Ratu Maxima Kunjungi Indonesia Fokus Perkuat Kesehatan Finansial dan Perlindungan Konsumen

Nasional

Kota Jambi Dipuji Tim Verifikasi Nasional, Layak Raih Kota Sehat Wistara Paripurna
Elpisina

Nasional

Elpisina Soroti Peristiwa Kaburnya 49 Tahanan Lapas Kutacane

Nasional

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Raja Thailand King Rama 10