Home / Reportase

Sabtu, 30 September 2023 - 13:25 WIB

Kabut Asap Selimuti Jambi, Warga Mulai Resah

Suasana salah satu sudut Kota Jambi di tengah kabut asap, Sabtu 30 September 2023 (DIR)

JAMBIBRO.COM – Kabut asap sudah beberapa pekan mengepung sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Di Kota Jambi, 3 hari terakhir kabut asap semakin pekat. Kualitas udara pun semakin buruk.

Berdasarkan pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Stasiun Jambi Paal V, Kota Jambi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada di angka 157, atau sudah masuk kategori tidak sehat.

Dengan Parameter Kritis PM 2.5 per 30 September 2023 itu, tingkat kualitas udara di Kota Jambi dapat merugikan manusia, hewan dan tumbuhan.

Baca Juga  Asap dan Keadilan

Sementara itu, dari Citra Sebaran Asap Wilayah Indonesia pada 29 September 2023 pukul 16.00 WIB, mendeteksi asap di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, arah angin di Indonesia umumnya bertiup dari tenggara ke barat laut dan timur laut. Asap berkemungkinan besar melewati wilayah Provinsi Jambi.

Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Thaha, Jambi juga terus melakukan pemantauan. Untuk kondisi 30 September 2023, suhu berkisar 24 – 34 derajat celcius, dengan kelembaban 50 – 95 persen.

Baca Juga  Kelas Diliburkan, Pemkab Muaro Jambi Pilih Selamatkan Anak-Anak

Stasiun yang berada di sekitar Bandara Sultan Thaha itu menunjukkan kecepatan angin mencapai 10 km/jam dari arah tenggara.

Data ini mengingatkan bahwa Jambi harus mewaspadai kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap yang ditimbulkan.

Sejumlah warga Kota Jambi kini mulai mengeluhkan pekatnya kabut asap. Warga merasakan aroma udara tidak sedap dan membuat mata perih. Kondisi ini sangat terasa pada pukul 6 – 8 pagi.

“Udaranya sudah tidak enak tercium di hidung. Mata juga perih. Anak-anak saya suruh pakai masker walau di dalam rumah,” ujar Lismar (43), warga Telanaipura, Kota Jambi, Sabtu (30/9/2023).

Baca Juga  Belajar Daring Berakhir, Mulai Rabu 11 Oktober 2023 Anak PAUD Hingga SLTP Masuk Sekolah

Lismar berharap pemerintah segera mengambil tindakan dan kebijakan untuk menyelamatkan warga, terutama anak-anak yang berisiko tinggi terhadap dampak asap.

“Pemerintah sebaiknya meliburkan sekolah kalau sudah begini. Kondisi ini sudah parah. Jangan sampai makan korban dulu baru mengambil kebijakan,” ungkap warga lainnya, Junaidi (55).

Rencana meliburkan sekolah, khususnya tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sudah ada di benak Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

Wali Kota Jambi dua periode itu sudah memerintahkan instansi terkait, seperti dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup, terus memantau perkembangan kualitas udara di Kota Jambi. (DIR)

Share :

Baca Juga

Daerah

Abdullah Sani Buka Puasa Bersama Ratusan Masyarakat Serai Serumpun

Reportase

Bupati Dillah Pantau Langsung Progres Pembangunan Jalan dan Jembatan di Mendahara

Reportase

Iffa Rosita Tak Ingin Ada PSU dan Penghitungan Suara Ulang di Jambi

Reportase

Kualitas Layanan Publik Fokus Utama, Gubernur Jambi Sidak Samsat Tebo

Reportase

Polda Jambi Musnahkan Narkotika Tangkapan Bernilai 16 Miliar Rupiah

Reportase

Sembunyikan Sabu dalam Dus Berisi Madu, Dua Kurir Ditangkap

Reportase

IKAL Lemhannas Harap JMSI Jadi Mitra Strategis

Reportase

Apresiasi Delapan Dekade Pengabdian Polri, Gubernur Jambi Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas