Home / Reportase

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:39 WIB

Shalsabila Ditemukan 20 Kilometer dari Jembatan Batanghari I

Shalsabila Andriany yang nekat melompat dari Jembatan Batanghari I, Jumat lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu | sar

Shalsabila Andriany yang nekat melompat dari Jembatan Batanghari I, Jumat lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu | sar

JAMBIBRO.COM — Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga terjun dari Jembatan Batanghari I, Kelurahan Teluk Kenali, Telanaipura, Kota Jambi, Minggu 18 Januari 2026.

Korban diketahui bernama Shalsabila Andriany (24) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 10.15 WIB pada koordinat 1°32′1.77″S, 103°39′37.09″E, atau sekitar 20 kilometer dari Jembatan Batanghari I.

Setelah ditemukan, jenazah Shalsabila dievakuasi ke Rumah Sakit Raden Mattaher. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur terlibat melaksanakan briefing penutupan pada pukul 11.15 WIB.

Baca Juga  Mirip Tentara, BBS Ikut Retret di Magelang

“Terima kasih atas kerja sama seluruh unsur, baik dari polairud, damkar, polsek, hingga masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini,” ujar Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa.

Peristiwa ini bermula pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saksi melihat Shalsabila berjalan kaki di sekitar Jembatan Batanghari I. Gadis itu berhenti di tengah jembatan lalu melompat ke Sungai Batanghari, dan tenggelam.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api dan Petasan

Warga yang kaget melihat kejadian itu menemukan sepasang sandal milik korban di lokasi kejadian. Setelah dilaporkan oleh Ahmad Zullifli, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian.

Kejadian itu menghebohkan warga Kota Jambi. Pencarian dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan membagi tim menjadi beberapa unit, di antaranya tim penyisiran sungai menggunakan rubber boat dan kapal patroli.

Penyisiran aliran Sungai Batanghari dilakukan hingga radius 8 km ke arah hilir. Selain itu juga dilakukan pemantauan melalui udara menggunakan drone untuk memantau area sekitar lokasi.

Baca Juga  Hanyut 40 Kilometer, Datuk Jempet Ditemukan di Mersam

Sebelumnya, pada hari kedua, pencarian diperluas hingga radius 5 km ke arah hilir sungai. Tim menghadapi kendala. Arus sungai yang deras dan debit air tinggi menyulitkan proses penyisiran di bawah permukaan air.

Sejumlah alat utama dikerahkan, termasuk satu unit rubber boat SAR Jambi, kapal Polair, kapal damkar, serta 4 perahu milik warga. Pihak keluarga dan warga sekitar terus menunggu di lokasi dengan harapan korban segera ditemukan. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Swiss-Belhotel Jambi Hadirkan Sensasi Makan Sepuasnya di Asian Backyard BBQ Bash

Nasional

Ghazwan Zaid Arfa Juara 1 Bidang Sains di Australia, “Budak” Jambi Brooo…

Reportase

Wakapolda Jambi Mendadak Cek Mako Batalyon B Pelopor, Ternyata…

Reportase

Gudang Kabel Terbakar Akibat Puntung Rokok

Reportase

Main Minyak, Sopir Ini Nekat Jadi Anggota TNI Gadungan

Reportase

BBS Dampingi Tim Kemendagri Verifikasi Desa Persiapan Kasang Tanjung Nangko

Nasional

Kaltim Tuan Rumah Rakernas 3 JMSI, Peserta Akan Kunjungi IKN

Reportase

Tinjau Jembatan Rusak, BBS Minta Warga Sabar