Home / Reportase

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:26 WIB

RS Islam Arafah Janji Perbaiki Rumah Warga Terdampak Robohnya Pagar Beton

Direktur RS Arafah, dr. Dian Fitri

Direktur RS Arafah, dr. Dian Fitri

JAMBIBRO.COM — Pasca robohnya pagar beton Rumah Sakit Arafah yang menimpa tiga rumah warga, di RT 10 Solok Sipin, Danau Sipin, Kota Jambi, Senin malam, 1 Desember 2025, pihak rumah sakit berjanji akan bertanggung jawab.

Dalam tanggung jawabnya, manajemen RS Arafah akan memperbaiki rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan, akibat tertimpa material tembok pagar.

Pantauan di lapangan, Selasa 2 Desember 2025, pagar beton sepanjang kurang lebih 35 meter itu roboh akibat pondasinya terkikis aliran air, saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Jambi pada malam kejadian.

Baca Juga  Penjualan Mobil Suzuki Hybrid Tembus 51 Persen

Beberapa pemilik rumah sempat dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka ringan dan syok. Namun kini mereka telah kembali beraktivitas seperti biasa.

Selain itu, sejumlah petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, aparat kecamatan, dan kelurahan tampak berada di lokasi memantau langsung kondisi terkini, serta memastikan keamanan warga sekitar.

Direktur RS Arafah, dr Dian Fitri menegaskan, pihaknya telah turun langsung mengecek kondisi rumah warga yang terdampak.

“Untuk pemilik rumah yang syok telah mendapat penanganan dan dinyatakan tidak ada gangguan kesehatan. Kami sudah turun langsung mengecek kondisi rumah warga terdampak,” ungkap Dian kepada wartawan.

Baca Juga  Haikal Ditemukan Meninggal Dunia Cuma 20 Meter dari Titik Tenggelam

Tidak hanya itu, pihak rumah sakit juga menempatkan para pemilik rumah di tempat tinggal sementara selama proses pembersihan dan perbaikan pagar beton maupun rumah mereka.

“Kami juga bertanggung jawab untuk keperluan sehari-hari para warga yang terdampak selama perbaikan. Kami sedang berkoordinasi untuk segera melakukan perbaikan pagar dan rumah warga. Kami bertanggung jawab,” tegas Dian.

Baca Juga  SMPN 20 Terbakar, Diza Langsung Turun

Pasca longsor dan robohnya tembok beton, pihak rumah sakit memasang tanda peringatan agar warga tidak mendekati lokasi.

Pembersihan material akan dilakukan menggunakan alat berat sebelum proses perbaikan dimulai.

Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi, mengingat kondisi saat ini masih musim hujan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Kejadian robohnya pagar beton RS Arafah menjadi perhatian serius pihak rumah sakit dan pemerintah daerah. Dengan komitmen memperbaiki rumah warga, serta memberi tempat tinggal sementara, diharapkan warga terdampak merasa aman. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

OJK : Pengaturan Bunga Pinjaman Daring untuk Lindungi Konsumen

Reportase

Gubernur Jambi, Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungai Penuh Terima Gelar Adat

Reportase

Kabur Lewat Jendela Mapolda, Pelarian Alung Berakhir

Politik

Ketua DPRD Provinsi Jambi Desak Jembatan Batanghari 1 Segera Diperbaiki

Reportase

Ekonomi Indonesia Tak Bisa Diukur dengan Kacamata Barat

Reportase

Tersandung Keterangan Palsu, Amrizal Ditetapkan Tersangka

Reportase

Pemprov Jambi Ajak Warga Nobar Piala Dunia di TVRI

Reportase

Dewan Minta Audit Forensik, Dirut Bank Jambi Jamin Tidak Rugikan Nasabah