Home / Reportase

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bersama Rakyat, TNI Tegak Menjaga Negeri

Danrem 042 Garuda Putih memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Makorem Garuda Putih, Senin | prm

Danrem 042 Garuda Putih memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Makorem Garuda Putih, Senin | prm

LAPANGAN Markas Komando Resor Militer 042 Garuda Putih dipenuhi barisan prajurit berseragam loreng, Senin, 5 Oktober 2026. Langit Jambi tampak cerah, ketika detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia dimulai.

Di tengah lapangan yang menjadi pusat kegiatan, langkah para prajurit terdengar tegas dan serempak. Bendera Merah Putih berkibar pelan tertiup angin. Suasana berlangsung khidmat, namun tetap menyimpan energi kebangsaan yang kuat.

Dari tempat itulah kembali ditegaskan satu pesan yang menjadi nafas pengabdian TNI. Bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya dibangun oleh persenjataan dan kemampuan militer, tetapi juga oleh kedekatan yang terjalin antara prajurit dan rakyat.

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI digelar di Lapangan Makorem 042/Garuda Putih, Jambi. Komandan Resor Militer 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, bertindak sebagai inspektur upacara.

Tahun ini, peringatan HUT TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi cerminan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat sebagai fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rangkaian upacara berlangsung tertib. Kegiatan diawali dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Setelah itu, Brigjen TNI Nyamin melakukan pemeriksaan pasukan yang telah berbaris rapi di lapangan.

Momen tersebut bukan sekadar prosesi seremonial. Di balik setiap langkah pemeriksaan pasukan, tersimpan pesan tentang kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas negara yang semakin kompleks.

Baca Juga  Diduga Dibakar Orang Gila, Sebuah Rumah di Payoselincah Ludes

Setelah pemeriksaan pasukan selesai, Brigjen TNI Nyamin membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto. Amanat itu memuat berbagai penekanan strategis mengenai tugas dan tanggung jawab TNI dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.

Salah satu pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menjaga profesionalisme di seluruh jajaran TNI. Profesionalisme dipandang sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pertahanan negara sekaligus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI juga menyoroti pentingnya soliditas internal organisasi. Kekompakan seluruh unsur TNI harus terus dijaga agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara efektif dan optimal.

Bagi institusi sebesar TNI, soliditas menjadi fondasi penting. Tanpa kekompakan, berbagai tantangan yang muncul di lapangan akan lebih sulit dihadapi. Karena itu, semangat kebersamaan terus dijaga di seluruh tingkatan organisasi.

Perhatian juga diberikan pada aspek kesiapsiagaan prajurit. Setiap personel dituntut selalu siap menghadapi berbagai dinamika yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Tuntutan tersebut menjadi bagian dari konsekuensi tugas seorang prajurit. Situasi yang berubah cepat memerlukan kemampuan beradaptasi, ketangguhan mental, serta kesiapan operasional yang terus terpelihara.

Namun di antara berbagai pesan strategis yang disampaikan, ada satu hal yang mendapat penekanan khusus. Hubungan erat antara TNI dan rakyat harus terus diperkuat.

Pesan itu sejalan dengan tema peringatan tahun ini. Kemanunggalan TNI dan rakyat dipandang sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas nasional dan keutuhan NKRI.

Baca Juga  Bocah 10 Tahun Tenggelam Saat Berenang Bersama Teman

Sejarah panjang bangsa telah menunjukkan bahwa rakyat dan TNI memiliki keterikatan yang kuat. Dalam berbagai situasi, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga menghadapi tantangan pembangunan, keduanya berjalan beriringan.

Karena itu, dukungan masyarakat menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan pelaksanaan tugas TNI. Hubungan harmonis tersebut harus terus dirawat dan ditingkatkan.

Peringatan HUT ke-81 TNI juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh prajurit. Mereka kembali diingatkan untuk menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap bentuk pengabdian.

Nilai-nilai tersebut bukan hanya deretan kalimat yang dihafal. Nilai itu menjadi pedoman moral yang membentuk karakter seorang prajurit dalam menjalankan tugasnya.

Implementasinya terlihat dalam sikap disiplin, tanggung jawab, loyalitas, serta komitmen menjaga kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Melalui momentum ini, Korem 042/Garuda Putih juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas profesionalisme prajurit. Pembinaan personel dan peningkatan kesiapsiagaan akan terus dilakukan guna menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam di masa mendatang.

Selain memperkuat kapasitas internal, sinergi dengan berbagai pihak juga menjadi perhatian utama. Korem 042/Garuda Putih memandang kolaborasi bersama pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen bangsa sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

Semangat kebersamaan itu tampak jelas dalam pelaksanaan upacara. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hadir mengikuti jalannya kegiatan.

Baca Juga  Perkembangan Tewasnya Brigadir EWS, Lima Polisi Jadi Tersangka

Kehadiran para pemimpin daerah memperlihatkan soliditas antarlembaga di Provinsi Jambi. Mereka datang bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan daerah.

Tampak hadir Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Kepala BIN Daerah Jambi, serta Wakapolda Jambi.

Turut hadir Ketua Persit KCK Koorcabrem 042/Garuda Putih PD XX/Tuanku Imam Bonjol beserta jajaran pengurus. Kehadiran para pejabat, prajurit TNI, aparatur sipil negara, dan tamu undangan lainnya menambah khidmat suasana peringatan.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, upacara berlangsung lancar dan tertib. Semangat nasionalisme terasa hadir dalam setiap rangkaian acara.

Di lapangan yang menjadi saksi peringatan tersebut, para prajurit kembali mengingat alasan utama mereka mengabdi. Menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan memastikan bangsa Indonesia tetap berdiri tegak menghadapi berbagai tantangan zaman.

Karena itu, HUT ke-81 TNI bukan semata seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang melekat pada setiap prajurit.

Lebih dari itu, peringatan tersebut kembali menegaskan bahwa TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dari hubungan itulah lahir kekuatan yang selama ini menjadi fondasi pertahanan bangsa.

Dan dari Lapangan Makorem 042/Garuda Putih pagi itu, pesan tersebut kembali digaungkan. TNI akan terus berdiri bersama rakyat, menjaga NKRI, serta mengabdi demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. | dod

Share :

Baca Juga

Reportase

Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Ternyata Yatim Piatu

Reportase

Asian Agri Salurkan Ribuan Liter Minyak Goreng di Jambi

Reportase

Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dimulai, Batasan Usia Minimal 16 Tahun Syarat Mutlak

Reportase

Peserta Pakaian Adat Nusantara Warnai Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Wali Kota Jambi

Reportase

Siswanto Ditemukan Tim Penyelam Basarnas Tersangkut di Dasar Sungai

Reportase

Pj Wali Kota Jambi Dilantik Selasa Sore, Ini Kegiatannya Usai Pelantikan…

Reportase

Bobol Bank Jambi Rp144 Miliar, Sindikat Siber Internasional Diringkus Polda Jambi

Reportase

Program Kampung Bahagia Berlanjut, 67 RT Nikmati Manfaat