Home / Ragam

Sabtu, 2 November 2024 - 10:22 WIB

Dilla – MT Lebih Visioner, Bukan Lawan Laza – Aris

DR Dori Efendi

DR Dori Efendi

JAMBIBRO.COM — Debat publik pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Tanjungjabung Timur yang diselenggarakan KPU Kabupaten Tanjungjabung Timur, tadi malam, berlangsung seru.

Sepanjang sesi debat terlihat pemandangan kontras antara kedua pasangan calon. Paslon nomor urut 02, Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja (MT), lebih menguasai panggung.

Dilla – MT memperlihatkan kekompakkan dengan berbagi kesempatan bertanya dan menjawab.

Sedangkan paslon nomor urut 01, Zumi Laza – Muhammad Aris, justeru memperlihatkan dominasi Laza.

Aris lebih banyak diam, padahal moderator memberi kesempatan menambahkan karena waktu masih tersedia.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Lempur Nilai Kasus Amrizal Bisa Rusak Citra Polri

Perdebatan terjadi soal bantuan kapal nelayan. Paslon 01 merencanakan bantuan pompong 3GT, sedangkan paslon 02, memprogramkan bantuan kapal 10GT.

Laza – Aris tampak kewalahan mendapat penjelasan Dilla – MT, soal beda program 10GT yang mereka tawarkan dengan pompong 3GT.

Dilla dengan gamblang membeberkan kapal 10GT yang mereka tawarkan lebih visioner. Pasalnya, kapal 3GT selama ini terbukti tak mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan secara signifikan.

DR Dori Efendi SIP M.Soc SC Ph.D, pemerhati kebijakan publik yang berfokus pada kajian politik, menyebut debat Pilkada Tanjabtim dimenangkan telak oleh paslon nomor 02, Dilla – MT.

Baca Juga  Maulana dan Diza Patroli Malam, Menyapa Pedagang, Kota Jambi Aman Terkendali

Alumnus University Kebangsaan Malaysia itu menyebut, performa Dilla yang terlihat kompak dengan wakilnya menunjang primanya penampilan di panggung debat.

Namun, lebih dari itu, penguasaan Dilla dan MT soal isu-isu nelayan, pertanian dan human development memberi sumbangsih besar penampilan keduanya.

Pasangan ini unik, baik cabup maupun cawabupnya sama-sama menguasai materi. Berbeda dengan Laza – Aris, yang terlihat one fighter.

“Belum lagi penguasaan Laza yang sepertinya minim. Semisal soal PDAM yang digoreng netizen, harusnya kan data dasar seperti itu dikuasai di luar kepala,” kata Dori.

Baca Juga  Penertiban PKL Talang Banjar Dimulai, Pemkot Pastikan Solusi Terbaik

Dori sepakat, sebuah program yang ditawarkan harus visioner. Boleh saja mengikuti aspirasi masyarakat, tapi harus juga memperhatikan efek kemampuan mendongkrak kesejahteran.

“Melihat program yang ditawarkan, walaupun terlihat mirip tetapi visi yang lebih kuat mendongkrak kesejahteraan jelas di visi Dilla – MT. Target dan sasarannya jelas dan visinya lebih masuk akal,” kata dosen Universitas Jambi (Unja). | DIA

Share :

Baca Juga

Ragam

Sinergi dan Kolaborasi Veteran – Pemerintah menuju Indonesia Emas 2024

Ragam

Haji Hasan Ismail Dimakamkan di TPU Kebun Jambu Besok, Dilla Hich Harap Semua Proses Lancar

Ragam

Malay Writers & Cultural Festival Sejalan dengan Visi Misi Pemprov Jambi

Ragam

Pertamina EP Field Jambi Tanam 4.000 Pohon Bersama Siswa SD hingga SMA

Ragam

Polda Jambi Gelar Bakti Kesehatan, dari Sunatan Massal hingga Operasi Bibir Sumbing

Ragam

Jambi Tuan Rumah Puncak Bulan K3 Pertamina Hulu Rokan Zona 1

Ragam

Kebakaran di Legok, Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman

Ragam

Al Haris Dorong Muslimat NU Ambil Peran di Masyarakat