Home / Nasional

Minggu, 20 Oktober 2024 - 20:58 WIB

Usman Ermulan Dukung Rencana Prabowo Pertimbangkan Kenaikan PPN 12 Persen

Usman Ermulan, didampingi orang dekatnya, Ramadhani | dok

Usman Ermulan, didampingi orang dekatnya, Ramadhani | dok

JAMBIBRO.COM — Politisi senior asal Jambi, Usman Ermulan, terharu dengan rencana pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, yang akan mempertimbangkan kenaikan Pajak Penerimaan Negara (PPN) menjadi 12 persen pada 2025.

“Kita masyarakat sangat mendukung rencana pemerintahan Prabowo,” ujar mantan anggota MPR RI/DPR RI tiga periode yang pernah duduk di Komisi Keuangan, Perbankan dan Perencanaan Nasional itu.

Usman sangat berharap rencana Prabowo tersebut terlaksana, karena dapat meningkatkan daya beli masyarakat, terutama bagi yang berpenghasilan rendah. Dengan berkurangnya beban pajak, permintaan terhadap barang dan jasa dapat meningkat.

“Ini membantu mempertahankan kestabilan inflasi yang sering kali menjadi masalah dalam pemulihan ekonomi. Ketika inflasi terkendali, perekonomian diharap tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan. Itu langkah yang sangat positif, terutama di tengah tantangan ekonomi sekarang ini,” ucap Usman.

Baca Juga  Hadiri Masa’Uzlah MAN Insan Cendekia, BBS Tegaskan SDM Aset Utama Membangun Bangsa

Usman mengingatkan, penting bagi pemerintah memperhatikan keseimbangan antara penerimaan pajak dan kemampuan masyarakat membayar pajak. Kenaikan pajak berdampak negatif bagi pembangunan, terutama di Jambi.

“Kenaikan pajak yang berlebihan bakal menghambat pembangunan, termasuk di Jambi. Tentunya berisiko memicu inflasi yang dapat memperlambat pemulihan ekonomi nasional,” tegas mantan Bupati Tanjungjabung Barat dua periode itu.

Seperti diketahui, pemerintah bakal menetapkan kenaikan PPN menjadi 12 persen, berlaku paling lambat 1 Januari 2025. Sebelumnya, pada 2022, pemerintah menetapkan tarif PPN sebesar 11 persen yang berlaku per 1 April 2022, naik dari sebelumnya 10 persen.

Baca Juga  Kasus Amrizal Mandek, LSM KOMPEJ : Ini Ada Apa, Pak Kapolda ?

“Bila PPN naik di tahun 2025, pajak membangun rumah sendiri bisa mencapai 2,4 persen, naik dari 2,2 persen,” kata Usman.

Kawan lama Presiden RI ketiga, BJ Habibie, menyatakan, jika pajak terus meningkat, kemungkinan besar daya beli masyarakat akan menurun dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Usman Ermulan juga terharu rencana Prabowo yang akan menghapus pajak properti atau perumahan yang saat ini totalnya 16 persen. PPN 11 persen dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 5 persen.

Baca Juga  Pemkab Muarojambi Hibahkan Bus untuk KONI

Usman percaya, rencana-rencana ini akan menjadi salah satu prestasi besar bagi pemerintahan Prabowo dan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan yang pro-rakyat mencerminkan kerinduan masyarakat akan perubahan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan begitu, biaya yang harus dibayarkan masyarakat akan berkurang signifikan.

“Masyarakat pun bisa lebih mudah menyusun anggaran untuk memiliki hunian, tanpa harus terbebani biaya pajak yang tinggi. Itu salah satu harapan masyarakat kepada pemerintahan Prabowo – Gibran yang akan datang,” tegas Usman yang pernah menjabat Staf Khusus Menteri/Kepala Bappenas. | RAN

Share :

Baca Juga

Nasional

Bahlil Lantik Tiga Deputi SKK Migas, Targetkan Lifting Nasional 800.000 BOPD

Nasional

SKK Migas Bahas Solusi Tantangan Kejar Target Produksi Migas

Nasional

AJI dan IJTI Jambi Kecam Tindakan Halangi Kerja Jurnalis

Nasional

Sumur Kedua BUIC EMCL Tambah Produksi Minyak 13.000 BOPD

Nasional

OJK Luncurkan Pedoman Akses Pelayanan Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas

Nasional

Usman Ermulan: Tunda Transformasi Sertifikat Tanah Elektronik

Nasional

OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025

Nasional

Wali Kota Maulana Dorong Sinergi Antar Kota di Sumbagsel