Home / Ragam

Jumat, 5 Juli 2024 - 20:54 WIB

Asniati Diminta Kembalikan Uang Gaji Setelah 2 Tahun Pensiun

Gubernur Jambi, Al Haris, datang langsung ke rumah Asniati, Jumat 5 Juli 2024 | es/dia

JAMBIBRO.COM – Seorang pensiunan guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Muarojambi, diminta mengembalikan uang gaji yang diterimanya selama dua tahun terakhir.

Guru itu adalah Asniati (60). Dia terakhir mengajar di TK Negeri 3 Sungai Bertam, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi.

Permintaan mengembalikan uang gaji itu tak ayal membuat Asniati bingung. Persoalan tersebut akhirnya sampai ke telinga Gubernur Jambi, Al Haris.

Tak ingin masalah berlarut, Al Haris datang menemui Asniati, di rumahnya, Jumat, 5 Juli 2024. Dia akan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi Asniati.

Baca Juga  Al Haris Akhirnya Ajukan Revisi RPJMD Provinsi Jambi 2021 - 2026, Dewan Bentuk Pansus

Al Haris menyebut, masalah Asniati terjadi karena tidak sinkronnya sistem kepegawaian (simpeg). Ada mis-administrasi.

Menurut Al Haris, masalah terjadi ketika pendataan beralih dari sistem manual ke aplikasi digital.

“Ada istilah simpeg dalam kepegawaian. Biasanya terlacak di situ, kapan pensiun, kapan naik pangkat. Semua ada di situ,” ujar Haris.

Sistem ini baru berjalan. Ada data yang tidak pas, sehingga Asniati dianggap pensiun pada umur 58 tahun. Semestinya fungsional guru pensiun umur 60 tahun.

“Data itulah yang rancu. Tidak ada satu surat pun yang minta beliau menahan gajinya. Beliau merasa guru fungsional, seyogyanya pensiun umur 60 tahun,” kata Haris.

Baca Juga  Gubernur Jambi Soroti Fenomena Fatherless Saat Safari Ramadhan

“Benar beliau ini. Beliau mengajar, beliau digaji. Itu benar. Ketika orang mengajar, ada upah dia terima,” imbuh Haris.

Al Haris menegaskan, kebijakan BPKAD Muarojambi yang minta pengembalian uang gaji Asniati dinilai kurang tepat. Dia telah menunaikan tugasnya selaku pengajar. Tentu mendapatkan hak gaji.

Al Haris mengungkapkan, jika ujung-ujungnya Asniati harus mengembalikan uang gaji selama dua tahun yang diterimanya, dia siap menanggung biaya tersebut.

Baca Juga  Desak Percepat Jalan Khusus Batu Bara, Begini Kata Al Haris

“Kalau toh secara administrasi keuangan nanti mesti dikembalikan, saya yang akan mengembalikan uangnya,” tegas Haris.

Al Haris mengungkapkan, guru harus ditempatkan pada posisi mulia. Tanpa guru, semua orang tidak ada apa-apanya. Untuk itu, semua pihak wajib memberi perlindungan terbaik kepada guru-guru.

Al Haris juga menghimbau para bupati dan wali kota, kadisdik dan kepala BKD agar memberikan pelayanan terbaik kepada para guru.

“Saya minta para bupati dan wali kota, para kadis pendidikan, para kepala BKD, tolong layani baik pensiunan guru semuanya,” himbau Haris. | DIA

Share :

Baca Juga

Ragam

Fakta Kekhawatiran Gen Z Pemicu Gangguan Kesehatan Mental

Ragam

Lupa Cabut Kabel Kipas Angin, Dua Ruko di Rajawali Terbakar

Ragam

Kapolda Jambi Ajak Personel TNI – Polri Tingkatkan Kinerja

Ragam

Kebakaran di Mayang Ujung, Ada Suara Ledakan

Ragam

Haji Hasan Ismail Dimakamkan di TPU Kebun Jambu Besok, Dilla Hich Harap Semua Proses Lancar

Ragam

Ridham Priskap Tutup Usia, Pemprov Jambi Berduka

Ragam

Ketua DPRD Provinsi Jambi Hadiri Pernikahan Putri Sulung Al Haris

Ragam

Gubernur Jambi Serahkan 376 Bantuan Beasiswa Dumisake