Home / Reportase

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:41 WIB

Ko Apex Bungkam, Cueki Pertanyaan Wartawan

Ko Apex saat tiba di Markas Polda Jambi, Rabu malam, 12 Juni 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Tiba di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, Rabu (12/6/2024) pukul 18.30 WIB, Affandi Susilo alias Ko Apex memilih bungkam.

Tersangka kasus pemalsuan dokumen dan penggelapan dalam jabatan itu tidak mau menjawab wartawan yang sudah menunggu kedatangannya.

Kepala Cabang PT Sinar Bintang Samudera (SBS) itu tidak mengacuhkan kehadiran para wartawan. Dia cuma tersenyum, bahkan bersiul-siul.

Keluar dari ruang kedatangan Bandara Sultan Thaha, Ko Apex yang mengenakan kaos putih dan memegang jaket itu dikawal ketat anggota polisi.

Baca Juga  JMSI Apresiasi Upaya Polda Jambi Jaga Kamtibmas

Kekasih artis Dinar Candy itu kemudian dibawa memasuki mobil yang sudah disiapkan. Dia dibawa ke Markas Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan.

Ko Apex dijemput paksa oleh anggota Ditreskrimum Polda Jambi, lantaran sudah kali tidak memenuhi panggilan penyidik Subdit I Kamneg Polda Jambi.

Dia diringkus di Jakarta, Rabu (12/6/2024) dini hari. Sebelumnya dia dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada tanggal 21 dan 27 Mei 2024.

Ko Apex dikenakan pasal 263 dan 374 atau 372 KUHP, tentang pemalsuan surat atau dokumen dan penggelapan dalam jabatan.

Baca Juga  247 Pelaku Narkoba Diciduk Polda Jambi dalam Tempo 20 Hari

Dia dilaporkan oleh pemilik PT SBS, A, pengusaha asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kasus berawal dari pertemuan Ko Apex dan A di Batam.

Ko Apex menawarkan pada A untuk mengurus dokumen kepemilikan kapalnya, di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Talang Duku, Jambi.

BACA JUGA : Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Ko Apex Dijemput Paksa

Kapal milik A lalu ditarik dari Batam ke Jambi untuk pengurusan dokumen. Pada 2022 A mengangkat Ko Apex sebagai kepala cabang PT SBS di Jambi.

Baca Juga  Kurir Bawa 300 Butir Inex Ditangkap dalam Bus

Tugas Ko Apex sebagai kepala cabang adalah menjalankan operasional kapal dan pelayaran PT SBS di Jambi. A juga mengirim kapal dan tongkang ke Jambi.

Dalam perjalanan, diam-diam Ko Apex membaliknamakan kapal dan tongkang itu menjadi TB FBS 86 dan FBS 686, milik perusahaannya, PT FBS.

Diduga dokumen itu dibaliknamakan di KSOP Jambi menggunakan dokumen palsu, dan tanpa seizin A selaku Direktur PT SBS. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

DPW Tekab Provinsi Jambi Dukung Program Pemerintah Tolak Premanisme, Begal dan Geng Motor

Reportase

Bupati Muaro Jambi Ikut Tanam Jagung di Sungai Gelam

Nasional

Proyek Jalan Nasional ke Desa Pembengis Bikin Usman Ermulan Khawatir

Reportase

Awal Tahun Defisit APBN Meningkat, Pemerintah Sedang Dorong Konsumsi

Reportase

Pemkot Jambi Serahkan PMT untuk Anak Berisiko Stunting, Dorong Sinergi Ekonomi dan Kesehatan Lewat PKU Akbar 2025

Reportase

Wabup Muaro Jambi Ajak Masyarakat Wujudkan Visi Jambi MANTAP 2029

Reportase

KPK Periksa Effendi Hatta, Buntut Kasus Suap RAPBD 2017 – 2018

Reportase

Empat Personel Polda Jambi Terima Penghargaan, Siapa Mereka ?…