Home / Ragam

Minggu, 14 April 2024 - 23:09 WIB

Mess Pekerja JBC Ludes Terbakar Saat Ditinggal Mudik

Ditinggal mudik mess pekerja JBC di Simpang Mayang, Kota Jambi, ludes terbakar, Minggu malam, 14 April 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Diduga akibat korsleting listrik, mess pekerja Jambi Busines Center (JBC) di Simpang Mayang, Kota Jambi, terbakar, Minggu malam, 14 April 2024.

Baca Juga  Ruko Mebel di Thehok Hangus Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Banyaknya material yang mudah terbakar dan bangunan mess yang terbuat dari kayu, membuat api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan mess.

Ketika kebakaran terjadi mess dalam kondisi kosong. Seluruh pekerja yang biasanya menghuni bangunan darurat itu pulang mudik lebaran.

Petugas Damkar Kota Jambi yang mendapat informasi menerjunkan sedikitnya tujuh armada pemadam kebakaran dan 40 personel ke lokasi kejadian. Api padam setelah satu jam kemudian.

Baca Juga  Api Lahap Rumah Warga Solok Sipin

Sekretaris Dinas Damkar Kota Jambi, Doni Sumatriadi menyebut, mess selama lebaran hanya dihuni seorang petugas jaga. Sewaktu kebakaran petugas jaga itu sedang pergi membeli makanan.

Baca Juga  Gudang Kabel Terbakar Akibat Puntung Rokok

Doni memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran hebat mess pekerja pembangunan pusat perbelanjaan terbesar di Jambi itu membuat heboh warga sekitar dan pengguna jalan di depannya. | DIA

Share :

Baca Juga

Ragam

PSHT Open Piala Gubernur Jambi 2024 Berakhir, Ini Asal Para Pendekarnya…

Ragam

SMA Negeri Titian Teras Abdurrahman Sayoeti Laksanakan MPLS dan Masa Basis

Ragam

Polresta Jambi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Ragam

Pemkot Jambi Luncurkan Gerakan Ayo Mengaji, Wawako Tekankan Pentingnya Tanamkan Nilai Al-Qur’an Sejak Dini

Ragam

Hesti Haris Kagum Lihat Produksi Batik Binaan Wirdayanti Romi

Ragam

Valentine Romantis dengan Make Up Korean Look ala Beby Tsabina Gunakan Produk Barenbliss

Ragam

Abdullah Sani Undang Dua Paskibraka Nasional Utusan Jambi

Ragam

Abdullah Sani Minta Penanganan Banjir Kerinci dan Sungai Penuh Terintegrasi