Home / Reportase

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:01 WIB

Penyelam Tradisional dan Tim SAR Gabungan Temukan Fajar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi Fajar, bocah yang tenggelam di Sungai Batanghari, Rabu | sar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi Fajar, bocah yang tenggelam di Sungai Batanghari, Rabu | sar

JAMBIBRO.COM — Upaya pencarian besar-besaran terhadap Muhammad Fajar Setiawan yang hanyut di Sungai Batanghari membuahkan hasil, Rabu, 17 Juni 2026.

Bocah berumur 7 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim penyelam tradisional yang bekerja sama dengan Tim SAR Gabungan setelah melakukan penyisiran secara intensif.

Petugas di lapangan berhasil mendeteksi posisi korban sekitar pukul 06.20 WIB di dasar aliran sungai. Titik penemuan korban kurang lebih 10 meter dari lokasi awal korban dilaporkan terjatuh.

Petugas gabungan langsung mengevakuasi jenazah Fajar dari dalam air ke daratan. Korban pun dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan pada pihak keluarga.

Sebelumnya, warga Fajar, warga Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi, dilaporkan hilang sejak Selasa sore. Musibah bermula ketika Fajar sedang berada di tepi Sungai Batanghari bersama rekannya dengan maksud untuk mencuci tangan.

Baca Juga  Jurang Kerinci Telan Nyawa

Nahas, bocah malang itu terpeleset lalu tercebur dan langsung tenggelam akibat kuatnya arus sungai. Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melancarkan aksi pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil hingga malam hari.

Insiden darurat ini kemudian dilaporkan warga ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi, untuk meminta bantuan evakuasi. Merespons laporan tersebut, lembaga kedaruratan ini langsung menerjunkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian.

Personel penyelamat bergerak cepat menempuh jalur darat sejauh 31 kilometer dari Kantor SAR menuju titik musibah. Operasi kemanusiaan langsung digulirkan sejak malam hari, meskipun harus berhadapan dengan kondisi cuaca yang berawan.

Baca Juga  Kapolda Jambi Pantau Langsung Tes Jasmani Penerimaan Taruna Taruni Akpol

Proses pencarian di lapangan melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur instansi vertikal maupun aparat keamanan daerah. Jajaran yang terlibat meliputi 7 personel Tim Rescue Basarnas Jambi serta 4 personel Polairud Polda Jambi.

Aparat kewilayahan juga turut bersiaga, terdiri dari 2 orang Bhabinkamtibmas dan 2 personel Koramil 415-13/Sebapo. Kekuatan operasi ini makin diperkuat dengan hadirnya 3 personel TNI AL serta partisipasi aktif masyarakat dan keluarga korban.

Selama proses penyisiran, Tim SAR Gabungan mengoptimalkan berbagai alat utama (alut) serta peralatan SAR (palsar) air yang memadai. Sarana mobile dikerahkan, di antaranya kendaraan Rescue Car serta perahu karet LCR milik Basarnas Jambi.

Baca Juga  22 Pejabat Eselon II Pemkot Jambi Ikut Job Fit

Petugas juga mengoperasikan Kapal Patroli AL dan LCR Polair, untuk menjangkau titik-titik terdalam di sepanjang aliran sungai. Beberapa peralatan evakuasi medis serta sistem komunikasi pendukung lainnya ikut disiagakan secara penuh di posko darurat.

Setelah jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga, seluruh unsur yang terlibat langsung menggelar rapat evaluasi pascaoperasi. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, operasi SAR resmi ditutup.

Seluruh personel penolong telah ditarik dari lokasi. Para petugas dari berbagai kesatuan masing-masing telah kembali ke markas setelah misi kemanusiaan dinyatakan berakhir. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Main Hujan, Bocah di Kota Jambi Terpeleset dan Hanyut

Reportase

PKS Jambi Rutinkan Sekolah Politik for Gen Z

Reportase

Warga Muara Tembesi Hanyut Terseret Arus Banjir

Reportase

Polisi Bongkar Pencurian Besi Pagar Saat Demonstrasi DPRD Jambi

Politik

Gemoy Menang di TPS Syarif Fasha

Reportase

Firdaus Ditangkap Setelah Transaksi di Sungai

Reportase

Resmikan TPS 3R Kampung Pajero, Wawako Diza Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Reportase

Saat Siswa SMA Negeri 6 Kerinci Tuntut Perubahan