Home / Reportase

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:48 WIB

Gubernur Jambi Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Religius

Gubernur Jambi, Al Haris, pada acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah, di Desa Tambang Emas, Pamenang Selatan, Merangin, Sabtu 13 Juni 2026 | es

Gubernur Jambi, Al Haris, pada acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah, di Desa Tambang Emas, Pamenang Selatan, Merangin, Sabtu 13 Juni 2026 | es

JAMBIBRO.COM — Keberadaan lembaga pondok pesantren (ponpes) dinilai memiliki kontribusi sangat besar dalam membantu program kerja pemerintah daerah, terutama pada sektor peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM).

Gubernur Jambi, Al Haris, memandang institusi pendidikan Islam sebagai pilar utama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh.

Pandangan tersebut dipaparkan Al Haris pada acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah. Acara wisuda kelulusan santri ini diselenggarakan di kompleks pesantren, di Jalan Raden Fattah, Tambang Emas, Pamenang Selatan, Merangin, Sabtu 13 Juni 2026.

Al Haris mengutarakan rasa syukur mendalam, sekaligus melayangkan permohonan maaf kepada seluruh wali santri yang hadir. Ia sempat berhalangan hadir secara penuh pada beberapa agenda kepesantrenan sebelumnya, akibat padatnya jadwal kedinasan dan undangan kenegaraan di Jakarta.

Meski demikian, perhatian Pemprov Jambi dipastikan tidak pernah luntur dalam mengawal derap pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan di Merangin.

Baca Juga  Iba Lihat Nasib Tenaga Honorer, Usman Ermulan Imbau Al Haris Cepat Bayar Gaji Mereka

Al Haris takjub melihat transformasi fisik pesantren yang kini sudah dilengkapi dengan gedung megah berkat keteguhan para pengurus.

“Meskipun saya sering berhalangan hadir, di hati saya selalu ada untuk pesantren. Pondok ini luar biasa perkembangannya. Dulu tidak ada gedung mewah. Masjid biasa saja. Kini berkembang berkat keteguhan seorang kiai dan para pengasuh,” ujarnya.

Al Haris bangga melihat sebaran alumni lembaga ini yang terus meluas hingga ke luar Kabupaten Merangin. Fenomena itu membuktikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mutu kurikulum internal pesantren semakin menguat dari tahun ke tahun.

“Pondok ini semakin maju, semakin banyak melahirkan anak-anak yang mewarisi ilmu agama. Mereka punya bekal menjadi pribadi berakhlakul karimah. Itu meningkatkan SDM di Provinsi Jambi, bahkan Indonesia” katanya.

Baca Juga  Elpisina Serap Aspirasi Warga Kasang Pudak, Soroti Gaya Hidup Konsumtif dan Maraknya Pekat

Apresiasi tinggi juga dialamatkan pada dewan guru, pengasuh, serta ustadz yang mewakafkan waktu dan ilmunya demi mengasuh generasi penerus. Kerja keras yang ikhlas tersebut dinilai meringankan beban pemerintah dalam mengikis problem kedangkalan moral remaja di era modern.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengasuh Pondok Pesantren Sulthon Fattah dan seluruh guru. Pemerintah sangat terbantu, karena pondok pesantren ikut mendidik dan mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Al Haris.

Walau menyadari alokasi pembinaan dari kas daerah belum berjalan maksimal, Al Haris memuji kemandirian para pendiri yang tidak pernah mengeluh. Pesantren ini memiliki manajemen internal yang mandiri, sehingga mampu berkembang pesat, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD.

Sebelum turun dari podium, orang nomor satu di Provinsi Jambi ini memimpin doa bersama, demi kemajuan sarana pendidikan tersebut, agar semakin kokoh dan bermutu di masa depan.

Baca Juga  Stabilitas Politik dan Keamanan Selama Libur Tahun Baru Islam Aman Terkendali

“Doa kita semua, semoga Pondok Sulthon Fattah semakin kuat, kualitas dan mutunya semakin baik. Semoga Allah memberikan kekuatan dan istiqomah kepada para kiai, pengasuh, dan seluruh santri,” ucap Al Haris.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Gubernur Jambi menyerahkan stimulus bantuan finansial senilai 20 juta rupiah, diserahkan langsung kepada pengurus ponpes untuk mendukung operasional harian pondok.

Agenda keagamaan ini juga diisi dengan siraman rohani oleh tokoh ulama kondang asal Jawa Timur, Marzuki Mustamar. Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek itu mengupas tuntas esensi pentingnya merawat tali persaudaraan sesama muslim di tengah perbedaan mazhab fikih.

Ia juga mengingatkan jemaah agar selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman paham radikal. Pesan kebangsaan tersebut menjadi penutup materi tausiah yang didengarkan secara khidmat oleh ribuan orang. | SW

Share :

Baca Juga

Reportase

Ketika Gentala Arasi Ramaikan KCBN Muaro Jambi

Politik

Breaking News… PPP Pilih Budi Setiawan di Pilwako Jambi

Reportase

Lima Petugas Parkir Liar “Digulung” Satgas Operasi Pekat Siginjai

Reportase

Kepala OJK Jambi Apresiasi Capaian TPAKD Merangin 

Reportase

Gubernur Jambi Tegaskan Pemanfaatan Hasil Alam Harus Seimbang dengan Perbaikan Jalan
Kombes Pol Erlan Munaji

Reportase

Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres di Jambi Dirotasi

Reportase

Tim Serigala Patroli Mobile, Imbau Anak Muda Jauhi Geng Motor

Reportase

OJK dan Unja Pecahkan Empat Rekor MURI, Mahasiswa Baru Deklarasi Anti Judi Online dan Investasi Bodong