Home / Reportase

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:09 WIB

Waspada Pencatutan Nama Gubernur dan Modus Penipuan Digital

Nanda Herlambang

Nanda Herlambang

JAMBIBRO.COM — Tim Ahli Gubernur Jambi, Nanda Herlambang, mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Jambi tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengatasnamakan Gubernur Jambi, Al Haris, menawarkan jabatan, penerimaan ASN/PNS, bantuan, proyek, maupun bentuk kepentingan lainnya.

Menurut Nanda, saat ini mulai marak oknum-oknum yang mencoba memanfaatkan nama pejabat daerah untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan cara meyakinkan masyarakat melalui komunikasi langsung maupun media digital.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar jangan mudah percaya apabila ada pihak yang mengaku dekat dengan Gubernur Jambi ataupun mengatasnamakan Bapak Gubernur menjanjikan jabatan, kelulusan PNS, bantuan, ataupun proyek tertentu,” ujar Nanda.

Baca Juga  Polda Jambi Tak Main-Main Berantas Narkoba

Ia menegaskan, seluruh proses pemerintahan memiliki mekanisme resmi, transparan, serta tidak dilakukan melalui jalur pribadi maupun permintaan imbalan tertentu.

Selain itu, Nanda juga menyoroti perkembangan modus penipuan di era digital yang saat ini semakin canggih dan sulit dibedakan oleh masyarakat awam.

Menurutnya, kemajuan teknologi, termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI), memungkinkan berbagai bentuk manipulasi dilakukan secara meyakinkan.

Baca Juga  Narkoba Seharga Rp.8,7 Miliar Dimusnahkan, Selamatkan 33.555 Jiwa

“Di era digital saat ini masyarakat harus lebih berhati-hati, karena foto, video, suara, bahkan percakapan dapat direkayasa menggunakan teknologi. Hal-hal seperti ini sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meyakinkan calon korban,” tambahnya.

Nanda menjelaskan, pelaku penipuan saat ini tidak hanya menggunakan pesan singkat atau telepon biasa, namun juga memanfaatkan media sosial, akun palsu, editan foto, hingga rekaman suara dan video yang dibuat seolah-olah asli.

Baca Juga  Program Inklusif Berorientasi Kesehatan Masyarakat

Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi ataupun tawaran tertentu, sebelum melakukan verifikasi kepada instansi resmi terkait.

“Jangan mudah terpancing, apalagi sampai menyerahkan uang ataupun data pribadi. Jika menemukan indikasi penipuan atau pencatutan nama pejabat daerah, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.

Imbauan disampaikan sebagai bentuk langkah preventif agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan nama pejabat daerah maupun kecanggihan teknologi digital. | DKI

 

Share :

Baca Juga

Politik

Membedah Calon Wakil Dilla Hich, dari Kades hingga Jurnalis

Reportase

Stadion Rp250 Miliar, Mimpi Besar atau Bom Waktu?

Reportase

Daniel Sang Pembunuh Resti

Reportase

Warga Sarolangun Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Suami

Reportase

Cara Diza Mencari Bibit Unggul Pesepakbola Muda

Politik

DPRD Provinsi Jambi Keras Tanggapi Surat Dirjen Minerba

Nasional

Kunjungi Pasar Rakyat Merangin, Presiden Jokowi Bagi-Bagi Duit dan Sembako

Reportase

TKI Asal Kerinci Terlantar di Malaysia, Ingin Pulang Tak Punya Uang