JAMBIBRO.COM — Manajemen Bank Jambi memutuskan tetap membuka layanan operasional terbatas bagi nasabah di tengah masa libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Langkah ini diambil guna merespons tingginya antusiasme nasabah yang masih membludak di berbagai kantor cabang kabupaten dan kota.
Walau memasuki periode libur panjang, kehadiran layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses perbankan mendesak di seluruh wilayah Jambi.
Kebijakan ini bagian dari upaya pemulihan layanan menyeluruh, pasca terjadinya gangguan jaringan akibat serangan siber pada Februari lalu.
Layanan kantor cabang dipastikan hanya akan tutup pada tanggal merah perayaan Nyepi, 19 Maret 2026, dan saat Idul Fitri pada 21-22 Maret 2026. Di luar tanggal itu, Bank Jambi tetap bersiaga melayani kebutuhan transaksi esensial nasabah mulai pukul 08.00 WIB.
Sesuai jadwal yang dirilis, operasional terbatas berlangsung pada hari Rabu, Jumat, Senin, hingga Selasa mendatang. Secara spesifik, pada Rabu 18 Maret 2026 dan Jumat 20 Maret 2026, petugas di bagian teller dan customer service akan melayani nasabah hingga waktu yang ditentukan.
Khusus hari Senin 23 Maret 2026, operasional kantor cabang difokuskan untuk melayani transaksi customer service, berupa pembuatan PIN kartu ATM. Sementara itu, pada Selasa 24 Maret 2026, layanan kembali normal melayani transaksi teller dan kebutuhan administrasi nasabah lainnya.
Manajemen mewajibkan seluruh nasabah segera melakukan penggantian kartu ATM, sebagai langkah pengamanan data pasca serangan siber 22 Februari 2026. Hal inilah yang memicu terjadinya antrean panjang di hampir setiap kantor cabang, karena nasabah ingin memastikan akun mereka tetap aman.
Antrean signifikan terpantau masih terjadi hingga Selasa 17 Maret 2026, hari terakhir operasional penuh sebelum memasuki masa libur panjang. Kondisi ini menuntut kesigapan ekstra para petugas Bank Jambi, agar seluruh kebutuhan nasabah dapat terakomodasi dengan baik.
Hadirnya operasional terbatas pada Senin 23 Maret 2026, diharapkan dapat mengurai kepadatan antrean yang terjadi selama beberapa hari terakhir. Nasabah diimbau datang sesuai jadwal, guna melakukan pembuatan PIN baru, agar kartu ATM dapat kembali digunakan secara normal.
Pihak Bank Jambi menyadari, ketersediaan layanan di masa libur hari raya adalah waktu yang krusial bagi kenyamanan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengaturan jadwal ini disesuaikan untuk tetap memberikan hak libur bagi karyawan, sekaligus menjaga kepuasan nasabah.
Masyarakat diminta terus memperbarui informasi terkait lokasi kantor cabang yang membuka layanan terbatas di daerah masing-masing. Koordinasi intensif terus dilakukan antar-cabang, guna memastikan sistem perbankan tetap stabil dan mampu melayani transaksi volume tinggi.
Komitmen Bank Jambi sebagai bank pembangunan daerah ini menjadi bukti nyata keseriusan menjaga kepercayaan nasabah di tengah tantangan teknologi. Perlindungan keamanan data nasabah menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan segera melalui proses penggantian kartu tersebut.
Dengan adanya layanan tambahan, meski berdekatan dengan momen lebaran, nasabah tidak perlu merasa khawatir akan kendala akses keuangan. Penataan operasional ini diharap berjalan lancar hingga seluruh proses pemulihan kartu ATM selesai dilakukan secara bertahap.
Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar, menyatakan pengaturan jadwal ini merupakan wujud komitmen Bank Jambi memberikan kemudahan akses keuangan. Penyesuaian difokuskan pada layanan tatap muka, terutama untuk kebutuhan mendesak di bagian teller maupun customer service.
“Penyesuaian ini telah dipersiapkan secara matang, agar seluruh sarana dan fasilitas kantor tetap dalam kondisi siap dukung,” kata Zulfikar.
Selain memastikan kesiapan sumber daya manusia, Zulfikar juga menjamin seluruh fasilitas infrastruktur Bank Jambi dalam kondisi prima. Ini dilakukan untuk mencegah kendala teknis yang dapat menghambat mobilitas ekonomi masyarakat selama momen Idul Fitri.
Keputusan membuka operasional terbatas ini juga didasari kondisi lapangan. Jumlah nasabah seringkali meningkat tajam menjelang dan sesudah lebaran. Kehadiran fisik kantor cabang diharap dapat membantu warga yang belum sepenuhnya beralih ke layanan digital.
Dengan adanya jadwal operasional yang transparan, diharapkan masyarakat dapat merencanakan kebutuhan keuangannya dengan lebih baik. Penegasan Direktur Operasional ini menjawab keraguan nasabah akan ketersediaan layanan Bank Jambi selama periode libur panjang 2026. | DIA




















