Home / Reportase

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:41 WIB

STID Go-Live, “Truk Hantu” Tak Lagi Berkeliaran

Pelindo Jambi kuatkan layanan kepelabuhanan dengan menerapkan Single Truck Identification Data (STID) | dok pelindo

Pelindo Jambi kuatkan layanan kepelabuhanan dengan menerapkan Single Truck Identification Data (STID) | dok pelindo

JAMBIBRO.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi terus melakukan penguatan layanan kepelabuhanan melalui penerapan Single Truck Identification Data (STID) yang kini terintegrasi dengan sistem Inaportnet di Gate Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku.

Penerapan STID di Pelabuhan Talang Duku ibarat gerbang yang selama ini telah berjalan secara digital, namun kini diperkuat dengan sistem yang lebih terintegrasi dan terstandar.

Sebelumnya pendataan kendaraan dilakukan melalui sistem mandiri. Saat ini setiap truk memiliki identitas data tunggal yang terhubung langsung secara digital dengan sistem Inaportnet.

Penerapan STID ini merupakan bagian dari dukungan Pelindo terhadap Program Strategis Nasional, khususnya Rencana Aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Baca Juga  Industri Jasa Keuangan Jambi Stabil, Tumbuh Positif pada Agustus 2025

Melalui sistem ini, pendataan kendaraan truk dilakukan secara lebih tertib dan transparan, sekaligus mencegah potensi praktik pungutan liar serta menutup celah munculnya kendaraan dengan data tidak jelas, atau kerap disebut “truk hantu”.

Selain itu, STID juga mendukung konsep One Card One Terminal sebagai bagian dari modernisasi layanan kepelabuhanan yang sejalan dengan perkembangan teknologi industri 4.0.

Sistem ini memungkinkan identifikasi kendaraan dilakukan secara terpusat, sekaligus mendukung monitoring kelayakan kendaraan sebagai bagian dari penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), mengingat pelabuhan merupakan objek vital nasional.

Baca Juga  SKK Migas dan KKKS Wilayah Jambi Masif dan Agresif Percepat Eksplorasi Sumur Minyak dan Gas Baru

Melalui STID, data arus kendaraan dapat dipantau secara real-time, serta tersimpan dalam bank data digital yang lebih mudah ditarik, diolah, dan dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan operasional.

Dengan sistem ini, arus keluar-masuk kendaraan tidak hanya berjalan, tetapi juga lebih tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dampaknya, pelayanan menjadi lebih jelas alurnya, data lebih akurat, serta memberi rasa aman dan kepastian bagi perusahaan pelayaran, mitra logistik, maupun pengguna jasa kepelabuhanan.

Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan bahwa penerapan STID tidak berhenti pada tahap implementasi awal. Evaluasi sistem akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan, guna memastikan layanan berjalan optimal serta menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan.

Baca Juga  Crazy Rich Jambi Otak Pembunuhan Bankir Muda, 15 Orang Diamankan

Sebagai bagian dari tahapan penerapan, Pelindo Regional 2 Jambi telah melakukan sosialisasi STID kepada para pemangku kepentingan pada 15–17 Oktober 2025.

Sistem ini kemudian diuji melalui tahap trial on pada 29–30 Desember 2025, sebelum resmi di-go-live secara penuh pada 31 Desember 2025.

Melalui penerapan STID yang terintegrasi dengan Inaportnet, Pelindo Jambi optimistis Pelabuhan Talang Duku dapat memberikan layanan yang semakin tertata, transparan, dan andal, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan kepelabuhanan di Provinsi Jambi. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Berburu Babi di Hutan Renah Kayu Embun, Wira Hilang…

Reportase

Sarolangun Berduka, Longsor Dusun Mengkadai Renggut 8 Nyawa

Reportase

Perjuangan Budi Setiawan Harumkan Nama Jambi di Tengah Hiruk Pikuk Pilwako

Reportase

Innova Ditimpa Pohon, Anggota Polres Tanjabtim Meninggal

Reportase

PKK Muaro Jambi Tegaskan Kaum Ibu Berperan Penting Bentuk Karakter Generasi Bangsa

Reportase

Bupati Dillah Sisir Pembangunan Infrastruktur dan Sekolah di Mendahara Ulu

Reportase

Raden Najmi Saksikan Pembukaan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup 2025

Reportase

Knalpot Racing Bikin Panas, Massa Naik Pitam, Kapenrem Bantah Anggota TNI Ikut Gebuk