Home / Reportase

Minggu, 5 Oktober 2025 - 00:29 WIB

MotoGP Mandalika 2025 Penuh Drama, Bezzecchi Juara Sprint

MotoGP Mandalika 2025 penuh drama, Bezzecchi juara sprint | foto: spotv

MotoGP Mandalika 2025 penuh drama, Bezzecchi juara sprint | foto: spotv

JAMBIBRO.COM — Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menjadi panggung panas MotoGP dunia. Dalam Sprint Race Sabtu, 4 Oktober 2025, siang, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing tampil gemilang.

Bezzecchi merebut kemenangan dramatis di lap terakhir. Sementara itu, dua nama besar Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, mengalami nasib naas. Marquez terganjal penalti, sedangkan Bagnaia terpuruk di posisi buncit.

Balapan pendek 13 lap ini dimulai dengan kejutan. Fermin Aldeguer dari Gresini Ducati langsung melesat dari start, memimpin di depan Raul Fernandez dan Pedro Acosta. Bezzecchi yang start dari pole justru tercecer ke posisi delapan.

Di belakang, Marc Marquez yang memulai dari posisi kelima terlibat insiden dengan Alex Rins. Senggolan membuat Rins terlempar ke posisi 18, sementara Marquez diganjar long lap penalty. Penalti membuatnya terjun ke posisi 13 sebelum perlahan merangkak naik.

Baca Juga  Jangan Panggil Ketua Lagi

Bezzecchi mulai menunjukkan taringnya di lap ketujuh, menyalip Fernandez dan mengejar Aldeguer. Di lap terakhir, ia berhasil memangkas gap 0,8 detik menjadi hanya 0,3 detik dan menyalip Aldeguer di tikungan penutup.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan Bezzecchi dalam duel jarak dekat. Marc Marquez finish ketujuh. Meski masih meraih poin, performanya jauh dari dominan.

Nasib Bagnaia lebih mengenaskan. Start dari posisi 16, dua kali juara dunia MotoGP itu tak mampu menyalip siapa pun. Ia akhirnya finis di urutan ke-14. Tanpa poin.

Baca Juga  Warga Kota Jambi Antusias Ikuti Jalan Santai HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol

Dengan hasil ini, Marc Marquez tetap kokoh di puncak klasemen dengan 544 poin. Gelar juara dunia sudah di tangan. Namun, Ducati Lenovo tak bisa bersorak. Alex Marquez dari Gresini Ducati justru menjadi ancaman serius bagi posisi runner-up.

Adik kandung Marc Marquez itu unggul 72 poin atas Bagnaia yang stagnan di 274 poin. Sementara Bezzecchi kini hanya terpaut 20 poin dari Bagnaia. Murid Valentino Rossi ini berpeluang besar merebut posisi tiga klasemen.

Balapan penuh hari Minggu akan menjadi ujian mental dan teknis bagi para pembalap Ducati. Marc Marquez, meski sudah mengunci gelar, tentu tak ingin menutup musim dengan hasil medioker.

Baca Juga  Polisi Kejar Kasus Ijazah Amrizal Sampai ke Bayang

Marquez harus menghindari insiden dan memaksimalkan kecepatan GP25 miliknya di trek Mandalika yang dikenal tricky di sektor tengah. Bagnaia, di sisi lain, berada di titik nadir. Jika gagal mencetak poin lagi, posisinya sebagai pembalap utama Ducati dipertanyakan.

Bezzecchi yang sedang on fire bisa saja menyalipnya di klasemen akhir. Balapan Minggu akan menjadi penentu, apakah Bagnaia masih punya taji, atau hanya bayang-bayang kejayaan masa lalu.

Jika cuaca tetap panas dan lintasan Mandalika tak berubah, balapan penuh hari Minggu bisa menyuguhkan duel ketat antara Bezzecchi dan Aldeguer. Marquez punya peluang, jika start bersih dan bebas dari penalti. Bagnaia? Harus ada keajaiban. | DIA

Share :

Baca Juga

Daerah

Cepat Tanggap… Junaidi Mahir Kunjungi Korban Kebakaran di Tanjung Katung

Reportase

Polda Jambi Musnahkan Narkotika Tangkapan Bernilai 16 Miliar Rupiah

Reportase

Program Kampung Bahagia Berlanjut, 67 RT Nikmati Manfaat

Reportase

Nekat Terjun ke Sungai Batanghari, Ditemukan Sudah Tewas… Warga Temukan Motor dan Handphone

Reportase

Ubah Limbah Jadi Cuan, Tanjabtim Kembangkan Industri Coco Fiber

Reportase

TMMD 128 di Seko Besar, Kolaborasi TNI – Rakyat, Bangun Jalan Hingga Fasilitas Air Bersih

Reportase

Wakapolda dan Direktur Reskrimsus Polda Jambi Dimutasi

Reportase

Kebakaran Talang Banjar Jadi Tontonan dan Ajang Live