Home / Reportase

Jumat, 19 September 2025 - 22:15 WIB

Polisi Bongkar Pencurian Besi Pagar Saat Demonstrasi DPRD Jambi

Tiga pencuri pagar besi saat aksi demonstrasi di DPRD Provinsi Jambi ditahan di Polresta Jambi | pld

Tiga pencuri pagar besi saat aksi demonstrasi di DPRD Provinsi Jambi ditahan di Polresta Jambi | pld

JAMBIBRO.COM — Kericuhan saat aksi unjuk rasa di gedung DPRD Provinsi Jambi, 29 Agustus 2025, menyimpan cerita kriminal di balik sorotan politik. Polresta Jambi berhasil mengungkap kasus pencurian pagar besi yang terjadi di tengah aksi demonstrasi.

Dalam konferensi pers yang digelar di Polresta Jambi, Jumat, 19 September 2025, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, mengungkapkan para pelaku pencurian pagar besi di Taman Anggrek, Telanaipura tersebut.

Baca Juga  Abdullah Sani Tak Terbukti Kampanye Gunakan Fasilitas Negara

Didampingi Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Mulia membuka inisial tiga pelaku, yakni JA (24), WS (21), dan DA (21). Mereka diringkus di kediaman masing-masing pada 9 dan 10 September lalu.

Mulia membeberkan, pagar besi sepanjang 40 meter yang dicuri adalah milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. Pencurian bermula dari bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian.

Baca Juga  Aktivis Sarat Kepentingan: Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan — Siapa yang Sebenarnya Sedang Dikawal?

Di tengah kekacauan, WS bersama sejumlah demonstran merusak pagar besi. Tak berhenti di situ, potongan besi kemudian dibawa para pelaku, lalu dijual ke tempat besi tua rongsokan melalui perantara. Kerugian akibat aksi ini ditaksir Rp24 juta.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, antara lain 4 potongan pagar besi, sepeda motor Honda Scoopy BH 4097 HS, pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian, dan flashdisk berisi rekaman video aksi pencurian itu.

Baca Juga  Pemkab Muarojambi Siap Dukung Program Maulana - Diza

Ketiga pelaku kini mendekam di sel tahanan Polresta Jambi. Mereka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-2 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Jambi Berdzikir Bawa Masyarakat Lebih Baik

Reportase

Satu Keluarga Hidup di Gubuk Reot, BBS Bergerak Cepat…

Reportase

Korem 042 Dukung Penuh Program Makan Bergizi

Politik

Warga Penasaran Sosok Budi Setiawan, Anak Muda Santun Itu Keluar Masuk Kampung

Reportase

Event Maut IOF Expo Lalu Lintas Bhayangkara, Belasan Penonton Tertabrak

Reportase

Halal Bihalal di Lobi Kantor Gubernur, Al Haris Beri Dispensasi Bagi Pegawai yang Masih di Perjalanan

Reportase

Ariansyah Pernah Huni Lapas dan Laporkan Gubernur Masih Dipakai Al Haris…

Reportase

Mutasi Komandan Kodim 0415/Jambi, Yoga Cahya Prasetya Gantikan Eko Pristiono