Home / Reportase

Rabu, 15 April 2026 - 14:22 WIB

Wamendagri Bima Arya Pastikan Proyek PSEL Tak Bebani APBD Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, melakukan kunjungan kerja ke Kota Jambi, Rabu 15 April 2026 | foto : gjj

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, melakukan kunjungan kerja ke Kota Jambi, Rabu 15 April 2026 | foto : gjj

JAMBIBRO.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memulai agenda kunjungan kerjanya di Kota Jambi dengan melakukan lari pagi bersama Wali Kota Jambi, Maulana, Rabu 15 April 2026.

Rute maraton tersebut mengambil titik start dari Swiss-Belhotel, dan berakhir di kawasan wisata tepi Danau Sipin yang kini menjadi ikon baru warga Jambi.

Puluhan orang dari berbagai komunitas lokal turut memeriahkan suasana lari pagi yang penuh dengan nuansa keakraban tersebut.

Di sepanjang lintasan, kedua pemimpin ini tampak berdiskusi intensif mengenai arah pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Bumi Tanah Pilih Pesako Betuah.

Momen olahraga ini dimanfaatkan oleh Wali Kota Maulana untuk menegaskan komitmen daerah menyukseskan berbagai program strategis nasional.

Kehadiran mantan Wali Kota Bogor itu dinilai sebagai suntikan moral yang besar bagi percepatan pembenahan fasilitas Kota Jambi yang bersentuhan langsung dengan warga.

Salah satu isu krusial yang dibahas, rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Talang Gulo.

Baca Juga  Wakapolda Jambi Evaluasi Langkah Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Masyarakat dan pengamat sempat mengkhawatirkan beban biaya tipping fee yang tinggi dan berpotensi menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menanggapi hal itu, Bima Arya menegaskan, pemerintah pusat akan hadir untuk memastikan beban fiskal daerah tetap terjaga dan tidak terbebani.

Ia mengapresiasi perencanaan detail yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Jambi dalam mengatasi persoalan sampah secara komprehensif.

“Sangat kami dukung. Prospeknya sangat bagus. Wali Kota Jambi sudah menceritakan perencanaannya secara mendetail. Nanti Kota Jambi bergabung dengan daerah-daerah sekitar (skema regional), untuk memenuhi syarat agar bisa masuk ke dalam program pusat melalui proyek PSEL,” ujar Bima optimis.

Bima menargetkan persoalan sampah di Kota Jambi harus dapat terselesaikan secara tuntas dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

Untuk mencapai target, pemerintah pusat tengah menggodok skema pembiayaan modern yang tidak mengandalkan anggaran konvensional daerah.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Diza Bawa Visi Kreatif Jambi ke Pusat, Usulkan Program dan Kolaborasi

Salah satu opsi yang ditawarkan melalui dukungan investasi dari badan pengelola investasi, Danantara, guna memastikan teknologi pengolahan berjalan optimal.

Skema ini mensyaratkan kesiapan lahan, serta ketersediaan pasokan sampah minimal mencapai 1.000 ton setiap harinya.

Untuk dukungan anggaran agar tidak membebani APBD Kota Jambi, sama seperti program strategis lainnya. Ke depan akan dikelola melalui mekanisme investasi. Salah satu opsinya melalui dukungan investasi dari Danantara.

“Catatannya, lahan harus siap dan suplai sampahnya minimal 1.000 ton per hari. Jika investasi Danantara masuk, teknologi pengolahan sampah bisa berjalan tanpa menguras fiskal daerah,” jelas Bima.

Kunjungan kerja ini juga melibatkan Gubernur Jambi, Al Haris, sebagai bentuk sinergi tiga level pemerintahan dalam menyambut Musrenbang RKPD Provinsi Jambi 2027.

Keselarasan antara tingkat kota, provinsi, dan pusat dipandang sangat penting agar implementasi kebijakan di tingkat tapak dapat berjalan mulus.

Selain agenda koordinasi pemerintahan, Bima Arya dijadwalkan hadir di Universitas Jambi, Mendalo, untuk melakukan diskusi buku bersama kalangan akademisi.

Baca Juga  PEP Jambi Semakin Perkuat Pengamanan Jalur Pipa, Menjaga Pasokan Energi Nasional

Kegiatan ini bertujuan melibatkan mahasiswa dalam dialog mengenai kepemimpinan serta tata kelola daerah yang modern dan transparan.

Seusai berdiskusi, Bima Arya kembali menunjukkan kesederhanaannya dengan memilih pulang menggunakan bus massal Trans Bahagia.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi langsung terhadap inovasi transportasi publik yang telah disediakan Pemerintah Kota Jambi bagi warganya.

Sepanjang perjalanan, di dalam bus, Bima terlihat santai mengamati perkembangan tata kota Jambi dari balik jendela transportasi umum.

Bagi Bima, melihat keberhasilan pembangunan dari perspektif pengguna fasilitas publik memberikan gambaran nyata mengenai kualitas pelayanan di daerah.

Maraton pagi dan diskusi mengenai investasi sampah ini mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya energi besar dalam memimpin daerah.

Pembangunan Jambi diharapkan terus bergerak maju dengan dukungan pembiayaan cerdas yang menyentuh langsung kebutuhan harian masyarakat luas. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Tanjabtim Targetkan Tanam Jagung Seluas 400 Hektar

Reportase

Polairud Diminta Tingkatkan Patroli Pengamanan Perairan

Reportase

Kenaikan Pertamax Tekan Daya Beli dan UMKM

Reportase

26 Pejabat Eselon II Jalani Job Fit, BBS: Bukan Sekadar Formalitas

Reportase

KPID Jambi Perkuat Literasi Media Penyiaran Lewat Silaturahmi dan Buka Bersama Purna Komisioner

Reportase

Main Minyak, Sopir Ini Nekat Jadi Anggota TNI Gadungan

Reportase

Gubernur Jambi Minta Budaya Bersih Dimulai dari Kantor Pemerintah

Reportase

Kejari Muarojambi Selamatkan Lagi Uang Negara 3,4 Miliar Rupiah