Home / Reportase

Jumat, 27 Desember 2024 - 00:45 WIB

Usman Ermulan Desak Pemerintah Cepat Atasi Kemacetan di Jembatan Batanghari 1

Usman Ermulan

Usman Ermulan

JAMBIBRO.COM — Setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, kemacetan parah terjadi di Jembatan Batanghari , siang hingga malam hari.

Kemacetan berimbas luas pada aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Barang-barang yang harusnya tiba tepat waktu, mengalami keterlambatan, memicu kenaikan harga di pasaran.

“Masyarakat menunggu upaya Pemerintah Provinsi Jambi mencari solusi mengatasi kemacetan yang terus menerus terjadi itu,” tegas Tokoh Jambi, Usman Ermulan.

Usman bilang, kalaupun ada rencana membangun Jembatan Batanghari 3, masa pembangunannya paling tidak memerlukan waktu minimal dua tahun.

Baca Juga  PPPK Muarojambi Siap-Siap ! BBS Instruksikan SK Diserahkan Sebelum 1 Juli 2025

“Begitulah penderitaan pengguna Jembatan Batanghari 1 saat ini, baik masyarakat Jambi, apalagi pengguna jalan Lintas Timur Sumatra, dari Pulau Sumatera sendiri maupun Pulau Jawa,” ujarnya.

Menurut Usman, solusi mengatasi kemacetan di Jembatan Batanghari 1 menjadi tantangan pemimpin Provinsi Jambi kedepannya. Penderitaan rakyat harus segera diatasi.

Usman Ermulan yang tiga periode duduk di Komisi Keuangan, Perbankan dan Perencanaan Nasional DPR RI, khawatir kemacetan di Jembatan Batanghari 1 berdampak pada produk pertanian.

Baca Juga  Tokoh Agama Kerinci - Sungai Penuh Pasrahkan Kasus Ijazah Amrizal ke Tuhan

“Pengiriman CPO sekarang masih diekspor melalui Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau. Mereka sangat bergantung pada arus transportasi yang lancar,” beber Usman.

Begitu pula akses transportasi untuk kebutuhan sehari-hari, seperti gas elpiji, gangguan tersebut bisa menciptakan ketidakstabilan pasokan.

“Karena angkutannya terganggu dari pengangkutan truk-truk LPG SPBE di Pematang Lumut yang harus melalui Jembatan Aurduri 1,” ujar Usman.

Baca Juga  Bukti Baru Kasus Ijazah Amrizal

Usman menegaskan, ketidakmampuan inovasi pemerintah daerah membangun Jembatan Batanghari 3 akan menimbulkan kerugian ekonomi lebih besar dalam jangka panjang.

“Tolonglah para pejabat provinsi memikirkan kesulitan masyarakatnya. Ini sangat memalukan, menjadi bahan tertawaan masyarakat. Umumnya pengguna jembatan itu masyarakat Sumatra,” ungkap mantan Bupati Tanjungjabung Barat dua periode. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Angkutan Batu Bara Dialihkan Lewat Sungai, Masih Ada Waktu Pengusaha Selesaikan Jalan Khusus

Reportase

Operasi Tiga Hari Berbuah Duka, Tim SAR Temukan Fakih

Reportase

Bupati Tanjung Jabung Timur Sambut Investor Jerman Demi Pacu Hilirisasi Industri Kelapa

Reportase

Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan di Tanjabtim, Menhut Tekankan Deteksi Dini

Reportase

Ayo ! Nobar Argentina vs Swiss, DPW PKS Jambi Siapkan Banyak Doorprize…

Reportase

Bazar Minyak Goreng Premium Harga Terjangkau Asian Agri “Diserbu” Warga

Reportase

Kasad Ingatkan Prajurit Jajaran Korem Garuda Putih Hindari Judi Online dan Narkoba

Reportase

Didukung Pemerintah Kota Jambi, Pokdarwis Rentang Gelar Lomba Perahu