Home / Reportase

Selasa, 15 September 2026 - 12:07 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah, Pertamina EP Jambi Field Latih Warga Kenali Asam

Pertamina EP Jambi Field memberi pelatihan pengelolaan Bank Sampah KITA kepada masyarakat Kenali Asam Atas, Kota Jambi | pep

Pertamina EP Jambi Field memberi pelatihan pengelolaan Bank Sampah KITA kepada masyarakat Kenali Asam Atas, Kota Jambi | pep

SAMPAH rumah tangga tidak lagi semata dipandang sebagai persoalan kebersihan. Di Kelurahan Kenali Asam Atas, Kota Jambi, masyarakat mulai melihat sampah terpilah sebagai sesuatu yang dapat dikelola, dimanfaatkan, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga.

Upaya tersebut dilakukan Pertamina EP (PEP) Jambi Field melalui pelatihan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan Bank Sampah berbasis masyarakat yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Kenali Asam Atas, Rabu 9 September 2026.

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pengurus Bank Sampah KITA, kader PKK dan BKMT mengikuti pelatihan bertema “Kenali, Pilah, Kelola, Berdaya untuk Lingkungan yang Berkelanjutan.”

Bagi masyarakat dan pengurus Bank Sampah KITA, pelatihan ini menjadi bekal awal untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, mulai dari pemilahan sampah dari rumah, penimbangan, pencatatan transaksi, penyimpanan hingga pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Ketua Bank Sampah KITA, Jumairi mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi pengurus mengenai teknis pendirian dan pengelolaan bank sampah yang efektif dan efisien.

“Terima kasih kepada Pertamina yang sudah melaksanakan pelatihan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami selaku pengurus Bank Sampah KITA. Kami mendapat banyak pengetahuan tentang teknis pendirian dan pengelolaan bank sampah, termasuk edukasi mengenai pemilahan sampah,” ujar Jumairi.

Baca Juga  Pertamina EP Jambi Dukung UMKM “Naik Kelas”

Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh menjadi modal bagi pengurus untuk mengembangkan Bank Sampah KITA agar dapat berjalan secara lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Sampah Menjadi Nilai Ekonomi

Penguatan kapasitas masyarakat menjadi penting karena keberhasilan bank sampah tidak hanya ditentukan oleh keberadaan tempat pengumpulan sampah, tetapi juga oleh kebiasaan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya.

Melalui pelatihan yang menghadirkan Dosen Teknik Lingkungan Universitas Batanghari Jambi, Ir Endi Adriansyah ST MT, peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengelolaan sampah serta bagaimana sampah yang telah dipilah dapat memberikan manfaat.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif dan simulasi pemahaman mengenai operasional bank sampah. Materi mencakup klasifikasi sampah, pemilahan, penimbangan, pencatatan transaksi, pengelolaan penyimpanan hingga pengenalan sistem tabungan sampah.

Lurah Kenali Asam Atas, Budi Prasetiyono mengatakan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama karena persoalan sampah dapat berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat dipilah, dikumpulkan, dimanfaatkan dan bahkan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga  Pertamina EP Temukan Cadangan Minyak di Lopak Alai

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diterapkan di lingkungan masing-masing, terutama melalui kebiasaan memilah sampah dari rumah. “Keberhasilan bank sampah dapat dilihat dari bagaimana kegiatan tersebut berjalan secara rutin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Perkuat Kapasitas, Bangun Kemandirian

PEP Jambi Field Manager, Kurniawan Triyo Widodo mengatakan, penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan Bank Sampah KITA diharapkan tidak hanya membantu mengurangi sampah yang berakhir di lingkungan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.

“Yang ingin kami bangun bukan sekadar aktivitas mengumpulkan sampah, tetapi kapasitas masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri, tertib dan berkelanjutan. Ketika masyarakat memahami cara memilah, mengelola dan melihat nilai ekonominya, sampah dapat berubah dari persoalan menjadi peluang,” papar Kurniawan.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas pengurus juga diperlukan agar Bank Sampah KITA memiliki sistem operasional yang jelas dan mampu berkembang bersama partisipasi masyarakat.

Baca Juga  Pertamina EP Jambi - Gandeng Damkar Edukasi Warga tentang Potensi Kebakaran dan Cara Padamkan Api Ringan

“Keberlanjutan program sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Karena itu, kami mendorong agar pengetahuan dari pelatihan ini diterapkan mulai dari rumah, kemudian diperkuat melalui sistem bank sampah yang transparan, tertib dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujanya.

Pertamina EP Jambi yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1) terus mendorong Kelurahan Kenali Asam Atas menjadi salah satu contoh penerapan pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Pengelolaan Sampah Terpadu di wilayah operasi perusahaan.

Ke depan, penguatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang menjadi nasabah aktif, memperbesar volume sampah terpilah yang memiliki nilai ekonomi, sekaligus membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya.

Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi diarahkan pada perubahan perilaku, lingkungan yang lebih bersih serta tumbuhnya potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat Kelurahan Kenali Asam Atas. | red

Share :

Baca Juga

Reportase

BPK Entry Meeting Bersama Pemkab Muaro Jambi Bukan Sekadar Formalitas

Reportase

Bupati Muaro Jambi Imbau Pedagang Tidak Naikkan Harga Sepihak

Reportase

Danrem 042/Gapu dan Forkopimda Kompak Kokohkan Persatuan

Reportase

Budi Setiawan Harap Panjat Tebing Bawa Pulang Medali PON XXI Aceh – Sumut

Reportase

Polda Jambi Catat Penurunan Pelanggaran Personel, Kasus Narkoba Justru Meningkat

Reportase

OJK Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Reportase

Jelang Ramadan 2026 Stok dan Harga Bahan Pokok Aman

Reportase

Lagi-lagi Gudang Minyak Ilegal Terbakar… Masih Ado Laa ?…