Home / Reportase

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:48 WIB

Pemancing Diduga Tenggelam, Warga Temukan Motor dan Ponsel

Tim SAR Gabungan mencari seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Batanghari | sar

Tim SAR Gabungan mencari seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Batanghari | sar

JAMBIBRO.COM – Sesosok pria hilang misterius, saat memancing ikan, di Sungai Batanghari, Kelurahan Buluran Kenali, Telanaipura, Kota Jambi. Korban, Indra (35), diduga kuat tenggelam. Hingga kini ia belum ditemukan.

Pria yang tercatat sebagai warga Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi itu pamit dari rumah sejak Kamis malam, pukul 22.10 WIB. Pihak keluarga mulai cemas, karena korban tidak kunjung pulang hingga keesokan harinya.

Rasa khawatir keluarga terbukti, ketika mereka melakukan pengecekan ke lokasi tempat korban menyalurkan hobinya. Di tepi sungai, warga hanya menemukan sepeda motor, sandal, dan telepon genggam milik Indra.

Masyarakat sekitar sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi penemuan barang. Karena hasilnya nihil, peristiwa ini kemudian dilaporkan ke BPBD Kota Jambi, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga  ARB ke DPP, Jalan CE Tak Terbendung

Informasi kedaruratan ini diteruskan ke Kantor SAR Jambi untuk penanganan lebih lanjut. Institusi penyelamat tersebut langsung merespons cepat dengan mengirim satu Search Rescue Unit (SRU) ke lokasi kejadian.

Sebanyak 6 personel rescue diberangkatkan demi mempercepat proses penanganan. Tim penolong membutuhkan waktu tempuh sekitar 35 menit menuju titik lokasi yang berjarak 14 kilometer dari pusat kota.

Operasi kemanusiaan di hari pertama langsung digulirkan, melibatkan berbagai unsur instansi terkait. Pihak yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor SAR Jambi, BPBD Kota Jambi, Polsek, Koramil, Camat Buluran, serta masyarakat setempat.

Di bawah kondisi cuaca berawan, tim gabungan langsung bergerak menyisir area sekitar tempat kejadian. Mereka memobilisasi truk personel, perahu karet (Landing Craft Rubber – LCR), motor trail, hingga peralatan medis lengkap.

Baca Juga  Jangan Panggil Ketua Lagi

Memasuki hari kedua, Sabtu (6/6/2026), operasi pencarian dilanjutkan dengan kekuatan personil lebih besar. Unsur taktis dari Polairud, TNI, dan Polri kini ikut bergabung memperkuat barisan tim penyelamat.

Penyisiran di permukaan air pada hari kedua ini dimulai sejak pagi hari pukul 07.00 WIB. Guna mengefektifkan pergerakan, komando di lapangan membagi tim gabungan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Unit SRU 1 bergerak melakukan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 6 kilometer menggunakan LCR Kantor SAR Jambi. Sementara itu, SRU 2 menyisir radius yang sama mengandalkan fasilitas LCR milik BPBD Kota Jambi.

Untuk menyisir area permukaan air lainnya, SRU 3 bergerak menggunakan armada LCR dari Polairud Jambi. Pola pembagian radius ini diharap dapat mempercepat penemuan posisi korban di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga  Puluhan Jurnalis Jambi Lihat Langsung Ruang Pantau Produksi Migas se-Indonesia, Luar Biasa Bro…

Pihak SAR menyatakan, perluasan area di hari kedua memfokuskan pemantauan pada pergerakan arus. Debit air sungai diharap tetap stabil demi keselamatan para personil yang bertugas di lapangan.

“Fokus kami hari ini memperluas area penyisiran ke arah hilir sungai. Kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan. Kami berharap debit air serta arus sungai mendukung proses evakuasi,” ujar Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa.

Seluruh perlengkapan darurat, seperti alat komunikasi dan peralatan evakuasi medis, disiagakan penuh di posko. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya keras menyisir setiap sudut aliran Sungai Batanghari. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Ikut Gagalkan Penyelundupan 3 Kilo Sabu, Aruslin Bonar Nahor Dapat Penghargaan

Reportase

Hesti Ingatkan Pentingnya Menjaga Nilai Moral di Era Digital

Ragam

Peringati Hari Lahir Pancasila, Momentum Merefleksi Semangat Persatuan

Reportase

Pencuri Minyak Pertamina Berhasil Diringkus

Reportase

Selama 2023 Terjadi 5.271 Kasus Kriminal di Jambi

Politik

Edi Purwanto Ajak Pers Terus Kawal Demokrasi dan Jaga Integritas Jurnalis

Reportase

Isu Uang Rakyat Jambi Rp1,5 T Raib, Kominfo Buka Data

Reportase

Pemkab Tanjabtim dan Densus 88 Perkuat Benteng Pencegahan Radikalisme