Home / Reportase

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Pelindo Jambi Tingkatkan Antisipasi Ancaman Keamanan Pelabuhan

Pelindo Jambi menggelar Drill HSSE simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan penanganan ancaman bom, di Terminal Petikemas Pelindo, Talang Duku | pelindo

Pelindo Jambi menggelar Drill HSSE simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan penanganan ancaman bom, di Terminal Petikemas Pelindo, Talang Duku | pelindo

JAMBIBRO.COM — Potensi ancaman terhadap keamanan pelabuhan dapat muncul sewaktu-waktu dan berisiko mengganggu kelancaran layanan bagi pengguna jasa. Menyadari tingginya risiko tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar Drill HSSE simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) serta penanganan ancaman bom, di Terminal Petikemas Pelindo, Talang Duku, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan tanggap darurat ini diselenggarakan dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan kawasan pelabuhan serta dukungan penuh dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi. Kolaborasi lintas instansi ini bertujuan untuk memperkokoh koordinasi dan kesiapsiagaan bersama dalam mengantisipasi potensi bahaya di lapangan.

Sejumlah pihak yang terlibat meliputi KSOP Pelabuhan Kelas III Talang Duku, KSKP Talang Duku, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, hingga Pemerintah Desa Talang Duku. Unsur Pelindo Jambi Group juga diterjunkan lengkap, mulai dari PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelindo Jasa Maritim, PT Berkah Industri Mesin Angkat, MTI, serta JAI.

Baca Juga  STID Go-Live, “Truk Hantu" Tak Lagi Berkeliaran

Kehadiran Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda J. Silalahi, bersama anggotanya menegaskan bentuk dukungan nyata terhadap sistem keamanan pelabuhan. Kehadiran jajaran kepolisian ini memastikan standar penanganan kondisi darurat berjalan sesuai prosedur keselamatan yang ketat.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Langkah ini juga memperkuat penerapan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui peningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel.

“Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas SOP pengamanan yang telah diterapkan, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pekerja bahwa keselamatan, kesehatan kerja, dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, budaya K3 dan penerapan GRC tidak hanya menjadi kebijakan perusahaan, tetapi juga tercermin dalam setiap langkah mitigasi risiko yang kami lakukan,” ujar Febrianto.

Baca Juga  Pelindo Jambi Dorong Prestasi Siswa Lewat Program Beasiswa Juara

Dalam sesi edukasi, para peserta menerima pembekalan langsung dari jajaran Subden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi. Kasubden 2 Jibom AKP Yudianto bersama Ipda Suwandi memaparkan materi seputar identifikasi ancaman bom, prinsip dasar penjinakan, serta prosedur awal saat menemukan benda mencurigakan.

Penjelasan teknis tersebut membekali para pekerja dengan pemahaman dasar mengenai langkah evakuasi mandiri yang aman sebelum tim ahli tiba di lokasi. Prosedur standar ini dirancang agar dapat diterapkan secara efektif, baik di area kerja pelabuhan maupun lingkungan masyarakat umum.

Usai sesi teori, Junior Manager HSSE PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi memimpin pengarahan teknis mengenai skenario peragaan simulasi. Seluruh peserta kemudian mempraktikkan secara langsung penanganan teror bom di area operasional Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku.

Baca Juga  Pelindo Regional 2 Jambi Menjaga Logistik Daerah, Merawat Kepedulian Sosial

Rangkaian simulasi dimulai dari alur penerimaan laporan ancaman, aktivasi Tim Tanggap Darurat, evakuasi pekerja, sterilisasi area, hingga penanganan objek mencurigakan oleh personel Jibom. Seluruh tahapan peragaan dijalankan secara presisi sesuai dengan pedoman operasional yang berlaku.

Uji coba ini secara efektif mengukur kecepatan respons, kecermatan komunikasi lintas lembaga, serta efektivitas SOP pengamanan di lapangan. Catatan evaluasi dari kegiatan ini akan dijadikan bahan penyempurnaan prosedur agar setiap personel memiliki kesiapsiagaan yang seragam.

Melalui pelaksanaan drill ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi mempertegas komitmennya dalam membangun sistem HSSE yang tangguh dan teruji. Kemitraan strategis antara operator, regulator, dan aparat keamanan ini diharapkan mampu menjamin keamanan operasional serta kenyamanan masyarakat di sekitar pelabuhan. | PR

Share :

Baca Juga

Reportase

Eks Napiter dan Mantan Kelompok Radikal Sembelih Hewan Qurban

Nasional

Al Haris dan Menteri Bappenas Cek KBCN di Candi Muarojambi

Reportase

Respon Musibah Kebakaran dan Putting Beliung, Pemkab Muaro Jambi Cepat Salurkan Bantuan

Reportase

Maulana Dorong Generasi Muda Dekat dengan Masjid Lewat Wifi Gratis  

Reportase

Pemkab Muaro Jambi Buka Puasa Bersama Eks Napiter dan Densus 88

Reportase

Jual ‘Sapi Online’ Lewat WhatsApp ala Disbunak Tanjabtim

Reportase

Gubernur Jambi Tegaskan Pengusaha dan Buruh Satu Kesatuan dalam Ekosistem Ekonomi

Reportase

Pemkab Tanjabtim Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Bulan Ramadan