Home / Reportase

Rabu, 4 Oktober 2023 - 11:06 WIB

Membongkar Misteri Kematian Gadis Margo Tabir, Polres Merangin Libatkan Tim Forensik

Tim forensik Polda Jambi saat melakukan autopsi jenazah SF di pemakaman (foto : infojambi.com/jefri)

Tim forensik Polda Jambi saat melakukan autopsi jenazah SF di pemakaman (foto : infojambi.com/jefri)

Tim forensik Polda Jambi saat melakukan autopsi jenazah SF di pemakaman (foto : infojambi.com/jefri)

JAMBIBRO.COM – Polres Merangin terus berusaha mengungkap kasus kematian gadis cantik, SF (19), warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin.

Peristiwa yang terjadi 13 Agustus 2023 itu membuat heboh warga. Korban yang semasa hidupnya dikenal ramah dan mudah bergaul itu tiba-tiba meninggal dunia.

Kematian SF membuat keluarganya sangat terpukul. Terutama nenek korban, Mbah Pon (68), yang merawat SF sejak kecil.

Baca Juga  Ungkap Kematian Mahasiswi Cantik, Polres Merangin Segera Periksa Para Saksi

Untuk mengungkap kasus ini, polisi juga meminta keterangan dari Mbah Pon. Wanita tua itu datang ke Polres Merangin ditemani bibi korban, S (47).

Mbah Pon datang ke Polres Merangin Rabu 27 September lalu. Ketika itu Mbah Pon dan S terlihat sangat sedih dan berduka.

Dalam keterangannya pada polisi, Mbah Pon menyatakan kematian SF banyak kejanggalan dan tidak wajar.

Baca Juga  BUNUH DIRI: Perlu Penguatan Sosial dan Mental

Kapolres Merangin, AKBP Ruri Roberto, memerintahkan anggotanya melakukan gelar perkara, Kamis (28/9/2023). Kasus ini harus diungkap sampai tuntas.

Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi yang dianggap mengetahui peristiwa itu dari awal.

Polres Merangin juga meminta bantuan tim forensik dari Polda Jambi untuk melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah.

Ekshumasi dan autopsi dilakukan Senin (2/10/2023), di Pemakaman Umum Desa Tegal Rejo, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin.

Baca Juga  MAHASISWA BUNUH DIRI: Tekanan Akademik yang Mencekik?

“Ini kami lakukan untuk menambah bukti penyebab kematian korban, sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan. Kasus ini akan diungkap sampai tuntas,” kata Ruri.

Untuk diketahui, pada hari kejadian Mbah Pon menemukan SF muntah-muntah di rumah. Sebelumnya Mbah Pon melihat cucunya itu makan sate dan minum teh.

Hari itu juga SF dilarikan ke klinik dalam kondisi pingsan. Namun naas, nyawa SF tidak tertolong. SF pun langsung dimakamkan. (sumber : infojambi.com)

Share :

Baca Juga

Reportase

Momentum Lebaran, Bank Jambi Berkomitmen Jaga Kepercayaan Nasabah dengan Tulus

Reportase

Gubernur Jambi Harap TNI Semakin Kuat, Solid, Profesional dan Dicintai Rakyat

Reportase

Al Haris Tinjau Bendungan PLTA dan Sekolah Rakyat di Kerinci

Reportase

Kopi “Anak Daro” Kerinci Picu Kontroversi

Reportase

Empat Personel Polda Jambi Terima Penghargaan, Siapa Mereka ?…

Reportase

Sepanjang Tahun 2023 Polda Jambi Selamatkan Rp.90 Miliar Uang Negara

Reportase

Pemkot Jambi Percepat Pengurusan Izin Bangunan Hanya Satu Jam

Reportase

Tenggelam di Sungai Batang Tebo Bocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa