Home / Reportase

Rabu, 2 September 2026 - 12:11 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Pemprov Jambi Gelar Salat Istisqa

Pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Rabu | novri

Pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Rabu | novri

JAMBIBRO.COM — Setelah hampir lima bulan dilanda kemarau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar Salat Istisqa, sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di wilayah Provinsi Jambi.

Salat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Rabu 2 September 2026 pagi. Salat itu diikuti jajaran Pemprov Jambi, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat.

Turut hadir Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, dan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi KH Zainul Arifin yang memberikan penguatan keagamaan dalam pelaksanaan Salat Istisqa.

Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar bersama, setelah Provinsi Jambi menghadapi kemarau cukup panjang. Kondisi itu mulai dirasakan masyarakat, terutama dengan meningkatnya suhu dan kualitas udara yang semakin tidak sehat.

Baca Juga  Ruko Mebel di Thehok Hangus Terbakar Akibat Korsleting Listrik

“Sudah lima bulan kita dilanda kemarau. Saat ini kita mulai merasakan dampaknya, termasuk udara yang semakin tidak sehat dan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Gubernur menyebut, kondisi kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah wilayah di Jambi telah mengalami kebakaran, sehingga diperlukan kewaspadaan dan kerja bersama seluruh pihak.

Di tengah berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, Gubernur mengajak seluruh masyarakat tidak hanya melakukan ikhtiar secara lahiriah, tapi juga memperkuat ikhtiar batin dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Baca Juga  Dari Muaro Jambi untuk Sarolangun, Doa dan Dukungan di Usia ke-26

“Melalui Salat Istisqa ini kita bermunajat dan memohon pertolongan Allah SWT. Tidak ada yang mampu menolong kita selain Allah. Kita berdoa semoga Provinsi Jambi senantiasa dilindungi, dijauhkan dari bencana, dan segera diberikan hujan yang membawa keberkahan serta manfaat bagi seluruh masyarakat Jambi,” katanya.

Gubernur juga mengajak masyarakat terus menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijak selama kondisi kemarau. Upaya menghadapi dampak kemarau membutuhkan kepedulian bersama, termasuk dalam mencegah terjadinya karhutla.

Baca Juga  Porkab Drumband Muaro Jambi Jadi Ajang Lahirkan Bibit Unggul

Pemprov Jambi bersama pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta berbagai pihak terkait terus melakukan langkah antisipasi terhadap dampak kemarau dan potensi karhutla.

Salat Istisqa ini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Jambi untuk bersama-sama memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

Di tengah kemarau berkepanjangan, doa dipanjatkan agar hujan segera turun, mengakhiri kekeringan, memulihkan kualitas udara, serta memberikan kesejukan dan keberkahan bagi Provinsi Jambi.

Gubernur berharap hujan yang dinantikan segera turun dan menjadi rahmat bagi masyarakat, pertanian, lingkungan, serta seluruh kehidupan di Provinsi Jambi. | DAN

Share :

Baca Juga

Reportase

OJK Bersama Pemerintah Luncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam Dan Aktivitas Keuangan Ilegal

Reportase

Merajut Ketahanan Pangan Lokal di Buluran Kenali

Reportase

Polda Jambi Tangkap Ketua DPC Grib Labuhan Batu

Reportase

Progres Cetak Sawah Rakyat Desa Sungai Rambai Capai 5,50 Hektar, Danrem 042/Gapu Turun Mengecek

Reportase

Kapolda Pantau Arus Lalu Lintas di Hari Natal, Ternyata Begini Kondisinya…

Reportase

Wali Kota Jambi Minta Seluruh Jajaran Perkuat Sinergisitas

Reportase

“Rebutan” Anak, Rendra: Masa Depan Anak Saya Masih Panjang

Ekobis

Petani Sawit Jambi Akui Keunggulan Bibit Topaz, Produksi Berlimpah Ekonomi Meningkat