Home / Reportase

Rabu, 7 Agustus 2024 - 11:43 WIB

Kasus Ijazah “Duo Amrizal” Bikin Kaget Keluarga

Kakak kandung Amrizal kelahiran Kapujan, Rita Yuharti | tim

JAMBIBRO.COM – Masalah ijazah Amrizal, anggota DPRD Kerinci, semakin melebar. Banyak kisah menarik politisi Partai Golkar itu.

Amrizal duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Kerinci periode 2014 – 2019 dan 2019 – 2024. Sepuluh tahun.

Amrizal kemudian lolos lagi menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2024 – 2029, dari Daerah Pemilihan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Amrizal membuat heboh Jambi. Dia diduga memakai ijazah SMP milik orang lain, untuk mendapatkan ijazah Paket C, sekolah singkat setingkat SLTA.

Kecurigaan berawal dari Amrizal membuat surat keterangan kehilangan ijazah, di SMP Negeri 1 Bayang pada tahun 2007.

Ijazah orang lain yang diduga digunakan Amrizal pemiliknya juga bernama Amrizal. Bedanya, tempat dan tanggal kelahiran mereka.

Amrizal anggota DPRD Kerinci lahir 17 Juli 1976, di Kemantan, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci, Jambi.

Sedangkan Amrizal si pemilik ijazah asli lahir 12 April 1974, di Kapujan, Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Dia kini tinggal di Air Molek, Indragiri Hulu, Riau.

Baca Juga  Mengungkap Keabsahan Ijazah Amrizal, Harmen Sang “Saksi Kunci” Diisukan Meninggal Dunia Ternyata Masih Hidup

Rita Yuharti, kakak Amrizal asal Kapujan, kaget mendengar kabar dugaan dicaploknya ijazah milik adiknya. Apalagi yang mencaplok itu seorang anggota dewan.

Rita menceritakan, adiknya, Amrizal dulu sekolah di SMP Muhammadiyah, Bayang. Dia kemudian mengikuti ujian akhir di SMP Negeri 1 Bayang, Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Rita mengaku baru tahu kejadian ini. Dia menduga adiknya itu tidak tahu ijazahnya dipakai orang lain.

Guru SMA Negeri 1 Koto XI Tarusan, Sumatra Barat ini juga tidak tahu ada surat keterangan kehilangan ijazah atas nama Amrizal dari SMP Negeri 1 Bayang pada tahun 2007.

“Ambo raso inyo indak mangarati (saya rasa dia tidak mengerti-Red),” kata Rita, di SMA Negeri 1 Koto XI Tarusan, beberapa waktu lalu.

Mantan Kepala SMP Negeri 1 Bayang, Harmen S.Pd, sudah memeriksa buku induk pengambilan ijazah tahun 1988 – 1990. Tidak ada data siswa bernama Amrizal yang lahir 17 Juli 1976, di Kemantan, Kerinci, dengan ijazah nomor BP 431 dan nomor STTB 072387.

Baca Juga  Kasus Ijazah Amrizal Terus Disorot

“Yang ada nama Amrizal, lahir 12 April 1974, di Kapujan, dengan ijazah nomor BP 431 dan nomor seri STTB 537,” ujar Harmen, seusai memberi keterangan di Polda Jambi, beberapa waktu lalu.

Harmen yakin Amrizal anggota DPRD Kerinci yang lahir di Kemantan, Kerinci, 17 Juli 1976, memakai ijazah milik Amrizal yang lahir di Kapujan, Sumatra Barat, 12 April 1974.

Masalah ini muncul lantaran kemudian Amrizal memiliki ijazah Paket C. Ijazah itu didapatnya dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Barokah, Desa Bendung Air, Kecamatan Kayu Aro, Kerinci, Jambi, pada tahun 2008.

Bermodal ijazah Paket C, Amrizal lalu mendaftar sebagai calon anggota legislatif untuk DPRD Kerinci pada 2009. Syarat mendaftar caleg harus memiliki ijazah minimal SLTA atau Paket C.

Baca Juga  Kasus Ijazah Amrizal Stop ?...

“Persoalannya untuk mendapatkan ijazah Paket C itu. Dasarnya kan harus dari ijazah SMP. Kalau tidak ada ijazah SMP, kok bisa dapat ijazah Paket C?” kata Harmen.

Pada Pemilu 2009 Amrizal belum beruntung. Dia gagal duduk di DPRD Kerinci. Tahun 2014 dia nyaleg lagi. Kali ini dia berhasil. Bahkan, pada Pemilu 2019, dia juga lolos nyaleg untuk kedua kalinya.

Lolosnya Amrizal ke legislatif sempat diungkit-ungkit. Dia didemo, bahkan sampai dilaporkan ke Polres Kerinci. Entah apa sebabnya, kasus itu sampai sekarang tidak jelas juntrungnya.

Tahun 2024, kasus ijazah Amrizal muncul lagi. Dia juga dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Polda Jambi. Juga ke DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.

Kasus ini kini diusut oleh Ditreskrimum Polda Jambi. Pihak kepolisian masih berupaya mengungkapnya. Polisi terus mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi. | DIA

Share :

Baca Juga

Politik

Hati-Hati Bung Fadhil… Hasbi Anshory Bisa Jadi Penantang Berat

Reportase

Operasi Patuh 2024 Digelar Serentak di Indonesia, Jangan Coba-coba Melanggar

Daerah

Al Haris Safari Ramadan Pertama di Kerinci, Salurkan Bantuan dan Santunan

Reportase

Kereen.. Dipimpin Maulana, Pemkot Jambi Raih Predikat “Pelayanan Prima” dari Kemen PANRB

Reportase

Visi Jambi Mantap Disinergikan dengan Pembangunan Desa Tangkit

Reportase

Polda Jambi Bongkar Kasus Ijazah Amrizal

Reportase

Polda Jambi Jamin Keamanan Masyarakat Rayakan Tahun Baru 2024

Reportase

Sempat Tiga Kali Ditunda, Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Jambi Dilantik Besok