Home / Reportase

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:18 WIB

Hanyut di Drainase, Pencarian Aisyah Berakhir Duka

Aisyah, bocah 5 tahun yang hanyut di drainase dekat rumahnya, saat hujan deras melanda Kota Jambi, ditemukan tersangkut di semak-semak | sar

Aisyah, bocah 5 tahun yang hanyut di drainase dekat rumahnya, saat hujan deras melanda Kota Jambi, ditemukan tersangkut di semak-semak | sar

JAMBIBRO.COM — Kota Jambi diguncang duka, Jumat, 13 Desember 2025, sore. Seorang bocah perempuan, Aisyah (5), warga RT 45 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus drainase.

Tubuh kecilnya ditemukan tersangkut di semak-semak drainase, RT 12 Jalan Sunan Bonang, masih di kelurahan yang sama, sekitar 5 kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.

Pencarian dilakukan hingga beberapa kilometer, menembus aliran drainase yang sempit dan penuh rintangan, menjadi saksi betapa kerasnya upaya tim menemukan Aisyah. Namun takdir berkata lain.

Baca Juga  Kilas Balik Perjalanan Politik Dilla Hich, Tak Pernah Diusung Partai Sendiri

Penemuan ini menjadi akhir pencarian dramatis yang dilakukan Tim SAR Gabungan sejak Jumat sore. Dantim Operasi SAR Kantor SAR Jambi, Djuniato, memimpin penyisiran secara menyeluruh mengikuti aliran drainase yang deras akibat hujan.

“Tim melakukan penyisiran mengikuti aliran drainase dengan dukungan berbagai peralatan. Akhirnya korban ditemukan tersangkut di semak-semak dengan jarak kurang lebih 5 kilometer dari lokasi awal,” ujar Djuniato.

Begitu ditemukan, jenazah siswi sekolah Islam ternama di Kota Jambi itu langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga yang menanti dengan penuh kecemasan.

Baca Juga  PHR Zona 1 Dianugerahi Penghargaan PROPER Emas dan Hijau dari KLHK

Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu, sekitar pukul 16.00 WIB. Aisyah bermain hujan di sekitar Perumahan Sigasland. Diduga ia terpeleset dan terseret arus drainase yang meluap akibat hujan deras.

Laporan mengenai hilangnya Aisyah diterima Kantor SAR Jambi pada pukul 18.30 WIB dari Camat Kota Baru. Tak menunggu waktu, 8 personel rescuer diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 18.55 WIB untuk memulai pencarian.

Baca Juga  UMKM Kini Bisa Dapat Pembiayaan Lebih Mudah dan Terjangkau

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menyampaikan bahwa operasi SAR resmi dihentikan setelah korban ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang membantu proses pencarian,” ungkap Adah.

Operasi ini melibatkan Basarnas Jambi, Polresta Jambi, BPBD Kota Jambi, Damkartan Kota Jambi, serta masyarakat setempat. Berbagai peralatan dikerahkan, termasuk rescue car, rubber boat, serta perangkat komunikasi dan navigasi. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Mayat Mengambang di Sungai Batanghari, Ternyata Tukang Las Dok Kapal

Reportase

Atlet Tinju Jambi Bukan Kaleng-kaleng, Budi Setiawan Yakin Mampu Bawa Pulang Medali PON XXI

Reportase

Tokoh Pers Pertanyakan Kriteria Kerja Sama Publikasi di Dinas Kominfo Provinsi Jambi

Reportase

Kilas Balik Perjalanan Politik Dilla Hich, Tak Pernah Diusung Partai Sendiri

Ekobis

Iba Lihat Nasib Tenaga Honorer, Usman Ermulan Imbau Al Haris Cepat Bayar Gaji Mereka

Reportase

Kisah Penarik Bentor Terbantu QRIS

Reportase

Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Babeko

Reportase

Nelayan Pencari Udang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Muara Sungai Ayam