JAMBIBRO.COM — Kebakaran hebat kembali melanda Kota Jambi. Sebuah gudang kayu olahan, di RT 02 Simpang III Sipin, Kota Baru, ludes.
Kebakaran terjadi Jumat malam, 20 Februari 2026. Api cepat membesar dan membuat panik warga sekitar.
Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh anak pemilik gudang yang bermain petasan di area gudang.
Percikan api dari petasan menyambar material mudah terbakar. Dalam hitungan menit api membesar dan melahap kayu olahan di dalam gudang.
Sebuah mobil yang parkir di dalam gudang ikut terbakar. Kendaraan itu rusak parah, meski sempat dievakuasi oleh petugas Damkartan Kota Jambi.
Untuk memadamkan api, damkartan mengerahkan enam armada dengan puluhan personel. Petugas berjibaku menghadapi kobaran api disertai kepulan asap tebal.
Setelah lebih satu jam api berhasil dipadamkan. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi menyebut, hambatan utama adalah banyaknya serbuk kayu di dalam gudang.
“Saat melakukan pemadaman di dalam gudang banyak serbuk kayu yang mudah terbakar sehingga menyulitkan pemadaman,” ungkap Mustari di lokasi kejadian.
Mustari menjelaskan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh petasan. Percikan api menyambar material yang mudah terbakar.
“Sebelum terjadi kebakaran anak pemilik gudang bermain petasan bersama temannya. Setelah main mereka naik ke tempat tinggal di lantai 1 dan melihat ada asap. Anak itu membangunkan orang tuanya, tapi api cepat membesar,” beber Mustari.
Mustari mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak agar tidak bermain petasan, terutama saat bulan Ramadan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menimbulkan kerugian besar. Nilai kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran tersebut kini ditangani pihak kepolisian. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. | DIA




















