Home / Reportase

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:27 WIB

Cuci Tangan Bawa Petaka, Bocah 7 Tahun Hanyut di Sungai Batanghari

Warga menyaksikan Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian seorang bocah yang hanyut di Sungai Batanghari | sar

Warga menyaksikan Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian seorang bocah yang hanyut di Sungai Batanghari | sar

JAMBIBRO.COM — Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun, Muhammad Fajar Setiawan, hilang terseret arus Sungai Batanghari, Selasa, 16 Juni 2026. Peristiwa tragis ini terjadi di tepian sungai Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi.

Kejadian bermula ketika Fajar sedang berada di pinggir aliran sungai bersama seorang temannya. Niat awal Fajar ke tepi air hanya untuk mencuci tangannya yang kotor.

Secara mendadak, bocah malang itu terpeleset, lalu jatuh ke dalam sungai yang arusnya cukup deras. Fajar seketika langsung tenggelam dan tubuhnya dengan cepat terseret oleh kuatnya arus sungai.

Baca Juga  Ribuan Personel Dikerahkan Amankan Idul Fitri 1446 Hijriah

Teman Fajar yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke keluarga dan warga sekitar. Warga setempat bersama pihak keluargapun langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi jatuhnya Fajar.

Upaya penyisiran oleh warga di sepanjang aliran sungai belum membuahkan hasil sama sekali. Keberadaan bocah berusia tujuh tahun itu masih misterius hingga berita ini diturunkan.

Informasi mengenai hilangnya Fajar kemudian dilaporkan warga setempat, Ardi, ke Kantor Basarnas Jambi. Setelah laporan awal diterima, tim Basarnas langsung mengambil tindakan darurat.

Pihak Basarnas Jambi merespons cepat laporan tersebut dengan mengirim Search Rescue Unit (SRU). Satu tim penyelamat dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian formal.

Baca Juga  Cerita Ayam Geprek di Tengah Inflasi Jambi

“Kami memberangkatkan 7 personel rescue menuju lokasi dengan estimasi perjalanan sekitar 1,5 jam,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa.

Operasi kemanusiaan di perairan ini melibatkan Tim SAR Gabungan, terdiri dari berbagai unsur instansi terkait. Kekuatan tim meliputi 7 personel Basarnas Jambi dan mendapat dukungan dari 2 personel TNI AL.

Warga dan pemuda setempat juga ikut bahu-membahu bersama petugas menyisir area sungai. Proses pencarian di lapangan menghadapi tantangan kondisi cuaca yang terpantau berawan.

Baca Juga  Atlet Taekwondo Jambi Oki Yusmika Tutup Usia

Petugas di lapangan dibekali dengan berbagai macam alat utama (alut) dan peralatan penyelamatan (palsar) laut yang memadai. Sarana yang dikerahkan meliputi satu unit rescue car serta sebuah perahu karet jenis LCR.

Tim penyelamat juga menyertakan peralatan medis lengkap beserta alat komunikasi, untuk menunjang koordinasi. Berbagai peralatan evakuasi pendukung lainnya turut dibawa ke lokasi, demi memaksimalkan jalannya operasi pencarian Fajar.

Tim SAR Gabungan langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat setibanya di lokasi kejadian. Seluruh unsur yang terlibat sangat berharap korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Intip Keseruan Hesti Kunjungi Rumah Dilan, Spot Kece Buat Upgrade Skill

Reportase

Polda Jambi Dapat Penghargaan dari Mabes Polri

Reportase

Ditintelkam Polda Jambi Ajak Influencer Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada 2024

Reportase

Kepala BI Jambi Ungkapkan Penyebab Rendahnya Harga Batu Bara

Reportase

Hoyak Tabuik Piaman Satukan Perantau dan Pejabat Negara

Reportase

Wali Kota Jambi Ajak Pejabat dan Pengusaha Berzakat Lewat Baznas

Politik

Jangan Ada Korban Lagi, KPU Perketat Syarat Anggota KPPS

Reportase

SMPN 20 Terbakar, Diza Langsung Turun