Home / Reportase

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bupati Dillah Larang Para Camat Tinggalkan Wilayah, Kemarau Panjang Masih Berlangsung

Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, melarang para camat meninggalkan wilayah masing-masing di saat kemarau masih berkepanjangan | dok. dki-tjt

Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, melarang para camat meninggalkan wilayah masing-masing di saat kemarau masih berkepanjangan | dok. dki-tjt

JAMBIBRO.COM — Kemarau yang masih berkepanjangan membuat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) meningkatkan status kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran pemukiman.

Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh camat, agar tidak meninggalkan wilayah tugas dan tetap berada dalam kondisi siaga penuh selama musim kemarau berlangsung.

Langkah ini diambil menyusul tingginya potensi kebakaran di Tanjabtim. Selain didominasi kawasan pesisir dengan permukiman padat yang sebagian besar masih menggunakan material kayu, sekitar 62 persen wilayah Tanjabtim merupakan lahan rawa gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kering.

Baca Juga  Tinjau Titik Kerusakan Jalur Vital Sungai Bahar, BBS Pacu Pembenahan Infrastruktur

Di sisi lain, aktivitas perkebunan, perladangan, persawahan, hingga pembukaan lahan baru yang masih berlangsung turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla apabila tidak diantisipasi secara maksimal.

“Saya minta seluruh camat tidak meninggalkan tempat. Tetap siaga, lakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini. Jangan menunggu kebakaran terjadi baru bergerak,” tegas Dillah.

Dillah juga memerintahkan seluruh camat agar segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran di wilayah masing-masing. Mulai dari ketersediaan peralatan, sumber air, hingga kesiapan personel harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan setiap saat.

Baca Juga  Gubernur Jambi Tegaskan Komitmen Pemerintah Tetap Bina Pesantren

Selain itu, koordinasi lintas sektor diminta semakin diperkuat. Para camat diminta membangun komunikasi intensif dengan kepala desa dan lurah, TNI, Polri, instansi terkait, serta para pegiat dan relawan peduli api, agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

Menurut Dillah, keberhasilan mencegah kebakaran sangat bergantung pada kecepatan informasi, kesiapsiagaan aparat di lapangan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  BI Rate Naik, Kepercayaan Pasar Terjaga

Pemerintah Kabupaten Tanjabtim menegaskan, pencegahan menjadi prioritas utama. Seluruh jajaran diminta meningkatkan patroli, mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan respons cepat apabila ditemukan titik api.

Dengan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah hingga tingkat desa, diharapkan ancaman karhutla maupun kebakaran pemukiman selama musim kemarau dapat ditekan, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Wali Kota Maulana Ungkap Empat ASN Sedang Proses Pecat

Reportase

Junaidi Mahir Harap Porsadin Dorong Perkembangan Anak-Anak Menyeluruh

Reportase

Varial Adhi Putra Cs Diserahkan ke Kejaksaan

Reportase

Tim Resmob Polda Jambi Buru Perampok Mobil Taksi Online, Dua Ditangkap di Palembang

Reportase

4 Pelaku Penipuan Kredit BRI Sungai Penuh Ditetapkan Tersangka

Politik

Golkar Diprediksi Pimpin DPRD Kota Jambi, Akankah DR Budi Setiawan Melenggang Menuju BH 1 A ?

Reportase

Diza Turun ke Sejumlah Tempat Pembuangan Sampah

Reportase

Api Lahap Rumah Warga Solok Sipin