Head of Plant Breeding Asian Agri, Yopy Dedywiryanto
JAMBIBRO.COM – Asian Agri sudah puluhan tahun mengembangkan bibit unggul kelapa sawit. Bibit unggul yang diberi nama Topaz itu dikembangkan oleh Oil Palm Research Station (OPRS) Asian Agri.
Topaz adalah bibit kelapa sawit unggul yang sudah teruji dan terbukti dapat meningkatkan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS). Selain itu juga tahan terhadap penyakit ganoderma.
Head of Plant Breeding Asian Agri, Yopy Dedywiryanto menjelaskan, Topaz adalah bibit sawit unggul hasil penelitian intensif selama puluhan tahun di OPRS Asian Agri.
“Sejak 1992 Asian Agri telah menyeleksi dan terus menyilangkan indukan Dura dan Pisifera terpilih dari Costa Rica (gen-1),” kata Yopy pada halal bihalal Asian Agri bersama insan pers Jambi, di Hotel Aston, Kota Jambi, Selasa 23 April 2024.
Yopy menjelaskan, pada 1996 – 1998, OPRS Topaz memulai penanaman indukan Dura dan Pisifera terpilih di kebun benih Topaz, diikuti uji persilangan generasi satu DxPnya.
Prestasi ini mengantarkan OPRS Topaz memperoleh izin pelepasan Varietas Topaz 1, 2, 3 dan 4, pada 16 Januari 2004, sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Komitmen Asian Agri memberikan yang terbaik bagi pelanggan terus berlanjut. Dengan pengujian persilangan generasi dua yang intensif, saat ini Topaz hanya memproduksi persilangan-persilangan yang teruji dan terbukti.
“Bibit unggul Topaz memiliki potensi produksi 24 ton TBS/Ha pada TM (Tanaman Menghasilkan) dan rata-rata 38 Ton TBS/Ha pada TM3 sampai TM6 dengan potensi OER (Oil Extraction Rate) 29%,” papar Yopy.
Menurut Yopy, bibit Topaz tidak hanya unggul dari sisi kuantitas produksi, tapi juga tahan terhadap penyakit ganoderma. Ketahanan ini dibuktikan dengan diperolehnya izin pelepasan Varietas Topaz GT oleh OPRS Topaz pada 1 Februari 2019, sesuai SK Menteri Pertanian RI.
“Topaz sudah teruji dan terbukti. Bibit ini sudah menjadi andalan para petani kelapa sawit,” ungkap Yopy. | DIA