Home / Reportase

Selasa, 3 Desember 2024 - 14:19 WIB

Kisah Hidup Ansori Bikin Siswa Siswi Meneteskan Air Mata

JAMBIBRO.COM — Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bungo dan Tebo, Ansori, melaksanakan reses, di Madrasah Aliyah Tarbiyah, Desa Tanjung Agung, Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo.

Dalam reses yang berlangsung selama seminggu itu Ansori memberi motivasi kepada para siswa.

Kehadiran Ansori disambut langsung oleh Ketua Yayasan dan Kepala Madrasah Aliyah Tarbiyah serta ratusan siswa dan siswi yang juga santri Yayasan Tarbiyah Islamiyah.

Ansori minta para santri tidak banyak bersantai dalam menuntut ilmu, karena hanya orang-orang rajin dan pekerja keraslah yang memiliki masa depan yang cemerlang.

Baca Juga  Menteri Kebudayaan Fadli Zon Soroti Tantangan Pelindungan Warisan Budaya

Ansori menceritakan latar belakang dirinya yang bukan siapa-siapa, dan dari orang biasa-biasa saja. Namun, karena memiliki tekad kuat, dia mampu menyelesaikan pendidikan hingga sarjana.

“Saya dulu sama seperti adik-adik. Orang tua saya bukan dari orang berada. Ibu saya hanya seorang petani dan buruh. Ayah saya sudah tiada ketika saya berumur 3 tahun,” ungkap anggota Komisi III itu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengisahkan, ibunya sempat melarang dia sekolah, karena tidak punya uang. Tapi karena memiliki kemauan keras ingin terus sekolah, Tuhan memberinya jalan hingga menyelesaikan kuliah, walau terseok seok.

Baca Juga  Rotasi Jabatan di Polda Jambi, Kapolres Bungo Diganti

Mendengar kisah perjalanan hidup mantan wartawan itu, beberapa siswa tampak meneteskan air mata. Apalagi ketika Ansori minta mereka dan menekankan para santri agar menyayangi kedua orang tuanya.

“Berbahagialah adik-adik yang masih memiliki orang tua. Sayangi mereka. Ketemu orang tua peluk dan cium mereka. Teruslah minta doa ridho mereka, karena salah satu kunci sukses kita di masa depan ada pada doa orang tua,” pesannya.

Bagi siswa yang tidak memiliki orang tua, Ansori menyarankan agar terus mengirim dan memanjatkan dalam setiap salat, agar mereka diampuni dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah.

Baca Juga  Kasus Ijazah Amrizal Masuk Babak Baru

Sementara itu, Ketua Yayasan Tarbiyah Islamiyah minta agar Ansori membantu memperjuangkan sarana dan prasarana yang masih kurang di sekolah mereka.

“Kalau kami boleh jujur, memang masih banyak sarana pendidikan yang tidak layak, seperti ruang belajar, meja dan kursi. Insya Allah saya mencoba membantu, sesuai kemampuan dan kapasitas saya,” ucap Ansori.

Untuk diketahui, pada reses akhir tahun 2024, Ansori melakukan reses di tiga kecamatan, yakni Pelepat, Muko-Muko dan Tanah Sepenggal Lintas. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Ungkap Kematian Mahasiswi Cantik, Polres Merangin Segera Periksa Para Saksi

Reportase

Karo Ops dan Kabid Humas Polda Jambi Pantau Pencoblosan di Bungo

Reportase

Polda Jambi Tangkap Lima Kilo Sabu Lagi, Ngeriii…

Reportase

Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Transportasi Modern, Ramah Lingkungan, dan Terintegrasi

Reportase

Halal Bihalal di Lobi Kantor Gubernur, Al Haris Beri Dispensasi Bagi Pegawai yang Masih di Perjalanan

Reportase

Komisi I DPRD Provinsi Jambi Ingin Penanganan Hoaks Terstruktur dan Berbasis Data

Reportase

Kasus Pembunuhan Imam Ardiansyah Tak Kunjung Terungkap

Politik

Yakin Budi Setiawan Mampu Pimpin Kota Jambi, Partai Gelora Sudah Tentukan Pilihan