Home / Ekobis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 12:32 WIB

Bank Indonesia Sosialisasikan Kartu Uang Elektronik di Tol Baleno

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono, mensosialisasikan kartu Uang Elektronik di Tol Baleno | ran

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono, mensosialisasikan kartu Uang Elektronik di Tol Baleno | ran

JAMBIBRO.COM — Pasca diresmikannya jalan tol Bayung Lencir – Tempino (Baleno) oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, 16 Oktober 2024, Provinsi Jambi memasuki era konektivitas baru.

Sebagai jalan tol pertama di Provinsi Jambi, sekaligus menjadi bagian integral dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Tol Baleno mempercepat konektivitas antar wilayah, dan membuka peluang investasi, pariwisata, serta pengembangan ekonomi digital lebih luas.

Tol Baleno menerapkan pembayaran berbasis elektronik sepenuhnya. Bagi pengguna tol yang akan melintasi ruas tol tersebut, wajib menggunakan kartu Uang Elektronik (UE).

Meskipun saat ini belum dikenakan tarif, namun pengguna jalan Tol Baleno tetap diwajibkan melakukan tapping kartu Uang Elektronik di mesin gardu tol.

Baca Juga  PKL Talang Banjar Akhirnya Ditertibkan, Pemkot Jambi Sediakan Tempat Layak dan Manusiawi

Demi memastikan kelancaran operasional dan pemanfaatan maksimal Tol Baleno, serta mendukung kesiapan UE dari pengguna tol, Bank Indonesia bersinergi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan perbankan melakukan sosialisasi elektronifikasi pembayaran jalan Tol Baleno.

“Sosialisasi dilakukan secara langsung hingga 30 hari kedepan, terhitung sejak 18 Oktober 2024,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Jumat, 18 Oktober 2024.

Warsono mengungkapkan, nantinya pihak perbankan secara bergilir memfasilitasi penjualan kartu Uang Elektronik dengan mengutamakan metode pembayaran QRIS, sehingga lebih cepat, mudah dan tidak perlu menyiapkan uang kembalian untuk menghindari antrian panjang.

Baca Juga  Lima Bupati Nongkrong Bareng, Mengulang Sejarah Enam Tahun Silam?...

“Adapun harga penjualan UE oleh perbankan di area gerbang tol ditetapkan sebesar Rp.50.000,-/kartu. Pihak perbankan akan gencar melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan Tol Baleno, untuk memastikan kartu UE yang dimiliki dalam kondisi baik dan memiliki saldo cukup sebelum melakukan transaksi di gerbang tol,” ujar Warsono.

Proses top-up saldo kartu UE dapat dilakukan melalui mobile banking, e-commerce, maupun pengisian di supermarket atau agen bank terdekat.

Selain untuk pembayaran jalan tol, kartu UE dapat digunakan untuk pembayaran tiket angkutan umum lainnya, transaksi di minimarket atau parkir.

Baca Juga  Hadiri Undangan Walimatul Safar Sekda Muarojambi, Ini Pesan BBS...

Selain itu, BI bersama BUJT dan perbankan akan melakukan kerja sama dengan sejumlah media televisi, radio, koran, media sosial dan iklan layanan masyarakat, untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pengguna Jalan Tol Baleno, terkait penggunaan uang elektronik, termasuk sosialisasi di beberapa titik strategis.

Bank Indonesia bersama perbankan mendukung penuh dan terus mengawal implementasi elektronifikasi di jalan tol, guna meningkatkan efisiensi dan kelancaran pembayaran, sehingga mengurangi waktu tunggu dan antrean. | RAN

Share :

Baca Juga

Ekobis

OJK Jalin Kerja Sama dengan KDIC dan KIDI

Ekobis

SKK Migas dan KKKS Wilayah Jambi Masif dan Agresif Percepat Eksplorasi Sumur Minyak dan Gas Baru

Ekobis

Asian Agri Serahkan Panen Perdana Program Sekolah Sawit Lestari di Jambi

Ekobis

OJK Gelar “Ngopi Pagi”, Perkuat Governansi Internal

Ekobis

Abdullah Sani Apresiasi Perempuan Jambi Berinvestasi di Pasar Modal

Ekobis

Al Haris Resmikan Mal Pelayanan Publik Sarolangun

Ekobis

Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Jambi Tumbuh Positif

Ekobis

Al Haris Pantau Kondisi Korban Banjir, Antar Bantuan ke Rumah-rumah