Home / Reportase

Selasa, 21 Mei 2024 - 22:47 WIB

Alasan Keluar Kota, Ko Apek Tak Penuhi Panggilan Penyidik

JAMBIBRO.COM – Affandi Susilo alias Ko Apex, Kepala PT Sinar Bintang Samudera (SBS) Cabang Jambi, mangkir dari panggilan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jambi.

Suami artis Dinar Candy itu mestinya hari ini, Selasa, 21 Mei 2024, menjalani pemeriksaan, dalam kasus pemalsuan dokumen dan penggelapan dalam jabatan.

Pengusaha kapal ini disangkakan pasal 263 dan 374 atau 372 KUHP, tentang pemalsuan surat atau dokumen dan penggelapan.

Tidak datangnya Ko Apex ke Markas Polda Jambi diakui Plh Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Muhammad Amin Nasution.

Baca Juga  Polda Jambi Gelar Salat Id di Masjid Al Ikhlas

Ketidakhadiran Ko Apex disampaikan oleh kuasa hukumnya. Alasannya, Ko Apex sedang berada di luar kota. Mereka minta pemeriksaan dijadwalkan ulang.

“Dia tidak bisa hadir sesuai jadwal panggilan. Ada surat dari kuasa hukumnya, minta ditunda dan menjadwalkan pemanggilan ulang,” ungkap Amin.

Menurut Amin, jika panggilan kedua nanti yang bersangkutan tidak juga hadir, penyidik akan membuat perintah jemput.

Ko Apex ditetapkan sebagai tersangka pekan lalu. Dia dilaporkan oleh bosnya, pemilik PT SBS, A, pengusaha asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Polda Jambi Tindak Tegas Angkutan Batu Bara Pembangkang

Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Maulia Kuswicaksono mengungkapkan, A bertemu Ko Apex, di Batam, 2022 lalu.

Ko Apex menawarkan pada A, mengurus dokumen kepemilikan kapal miliknya, di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Talang Duku (KSOP), Jambi.

Kapal kemudian ditarik dari Batam ke Jambi untuk diurus dokumennya. Atas hal itu terjadilah komunikasi dan kerja sama antara Ko Apex dan A.

Baca Juga  Suami Selingkuh dengan Artis, Istri Pengusaha Ternama di Jambi Lapor Polisi

Pada 2022 A juga mengangkat Ko Apex sebagai menjadi kepala cabang PT SBS di Jambi.

Tugasnya menjalankan operasional kapal dan pelayaran di Jambi. A juga mengirim kapal dan tongkang ke Jambi.

Diam-diam Ko Apex membaliknamakan kapal dan tongkang itu menjadi TB FBS 86 dan FBS 686 milik perusahaannya, PT FBS.

“Dugaannya dokumen itu dibaliknamakan di KSOP Jambi menggunakan dokumen tidak benar atau palsu, tanpa seizin korban selaku Direktur PT SBS,” ujar Maulia. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Calon Lawan Timnas Indonesia di Babak Ketiga..?

Nasional

Wali Kota Maulana Dorong Sinergi Antar Kota di Sumbagsel

Reportase

Wakil Wali Kota Jambi Wadahi Aspirasi Pemuda melalui Kopetta HAM

Politik

Masuk Daerah Rawan Pilkada di Provinsi Jambi, Waspadai Dua Daerah Ini…

Politik

Budi Setiawan dan Eko Setiawan Berpasangan? Ini Analisa Singkatnya…

Reportase

Hilang Pascabentrok, Warga SAD Ditemukan Masih Hidup

Reportase

OJK Sanksi Tegas PT AKII

Reportase

Gagalkan Peredaran 52 Kg Sabu, 19 Anggota Satresnarkoba Polresta Jambi Dapat Penghargaan