Home / Ekobis

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:57 WIB

Lebih Rendah Dibanding Nasional, Inflasi Jambi April Tetap Terkendali

Ilustrasi aktivitas di pasar tradisional

Ilustrasi aktivitas di pasar tradisional

JAMBIBRO.COM – Merujuk rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Badan Pusat Statistik (BPS), secara bulanan inflasi Provinsi Jambi pada April 2024 mengalami inflasi 0,18% (mtm), lebih rendah dibanding realisasi nasional, 0,25% (mtm).

Secara tahunan, Provinsi Jambi tercatat mengalami inflasi 3,93% (yoy), lebih tinggi dibanding laju inflasi nasional, 3,00% (yoy).

Berdasarkan komoditas, jenis barang/jasa yang mendorong inflasi disumbang oleh bawang merah, angkutan udara, tarif kendaraan travel, kentang dan rekreasi.

Naiknya harga bawang merah didorong oleh peningkatan harga di daerah pemasok, seperti Tegal dan Brebes. Selain itu juga akibat lahan pertanian terdampak banjir.

Peningkatan harga kentang didorong oleh berkurangnya pasokan komoditas, sehubungan dengan kondisi cuaca hujan yang menyebabkan banjir, dan penurunan produksi kentang di daerah pemasok, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Peningkatan tarif angkutan udara dan kendaraan travel, seiring peningkatan mobilitas dan permintaan masyarakat terhadap komoditas transportasi, sehubungan dengan tren mudik pada momentum Idul Fitri 1445 Hijriah.

Baca Juga  Bank Indonesia Promosikan Wisata Jambi Lewat Kenduri Budayo

Tingkat harga komoditas rekreasi juga meningkat, sehubungan dengan meningkatnya permintaan dan aktivitas masyarakat pada Idul Fitri 1445 Hijriah.

Di sisi lain, inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan cabai merah, beras, ikan serai, kangkung, dan udang basah. Penurunan harga beras terjadi akibat menurunnya harga gabah di petani, seiring mulai masuknya periode panen padi di sejumlah daerah penghasil, seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.

Rincian perkembangan inflasi di Provinsi Jambi sebagai berikut:

Kota Jambi:
Bulanan: inflasi -0,05% (mtm)
Tahun Berjalan: inflasi 1,16% (ytd)
Tahunan: Inflasi 3,39% (yoy)

Bawang merah menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar di Kota Jambi, dengan andil 0,19%. Diikuti angkutan udara (0,10%), tarif kendaraan travel (0,07%), angkutan antar kota (0,04%), dan kentang (0,04%).

Baca Juga  Rayakan Hari Kartini, OJK, BI dan KP2MI Edukasi Perempuan Pekerja Migran Indonesia

Di sisi lain, inflasi lebih tinggi tertahan oleh penurunan cabai merah (andil -0,49%), kangkung (-0,05%), udang basah (-0,05%), cabai rawit (-0,04%) dan bayam (-0,03%).

Kabupaten Bungo:
Bulanan: inflasi 0,08% (mtm)
Tahun Berjalan: inflasi 1,58 % (ytd)
Tahunan: inflasi 3,18% (yoy)

Di Kabupaten Bungo, bawang merah merupakan komoditas penyumbang inflasi terbesar, dengan andil 0,14%. Diikuti komoditas lain, yaitu emas perhiasan (0,13%), daging ayam ras (0,06%), kentang (0,06%).

Namun demikian, inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan cabai merah (andil -0,43), cabai rawit (-0,08%), beras (-0,04%), tomat (-0,04%) dan kangkung (-0,02%).

Kabupaten Kerinci:
Bulanan: inflasi 0,97% (mtm)
Tahun Berjalan: inflasi 3,51% (ytd)
Tahunan: inflasi 6,09% (yoy)

Di Kabupaten Kerinci, bawang merah merupakan komoditas penyumbang inflasi terbesar, dengan andil 0,56%. Diikuti rekreasi (0,26%), bakso siap santap (0,12%), emas perhiasan (0,12%) dan sigaret kretek tangan (0,11%).

Baca Juga  SIGINJAI 2025 Gambarkan Potensi Ekonomi Syariah Jambi

Namun begitu inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan cabai merah (andil -0,47%), beras (-0,30%), Ikan Serai (-0,22%), cabai hijau (-0,12%) dan Buncis (-0,08%).

Ke depan, Provinsi Jambi diperkirakan akan mengalami inflasi, sehubungan dengan diberlakukannya kenaikan HET Beras SPHP dan Harga Acuan Pangan, untuk sejumlah komoditas strategis, seperti gula, jagung pakan, daging dan telur ayam ras.

Dalam memitigasi risiko, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi terus melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah melalui TPID dan Tim Satgas Pangan.

Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan Gerakan Pangan Murah (Murah) serentak dilanjutkan, untuk menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif terkait perkembangan inflasi. | DIA

Share :

Baca Juga

Ekobis

Perkembangan Sektor Jasa Keuangan di Provinsi Jambi Hingga Oktober 2023 Tumbuh Positif

Ekobis

Mahasiswa Peternakan Perkuat Peran Hadapi Ketahanan Pangan di Era Society 5.0

Ekobis

OJK Akselerasi Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah

Ekobis

Serah Terima Jabatan Kepala BPK Jambi, Paula Henry Simatupang Gantikan Rio Tirta

Ekobis

Direktur Utama PHR Regional Sumatra Tinjau Stasiun Pengumpul Puspa Asri

Ekobis

Maghfur Nasuha Asal Desa Pompa Air Petani Berprestasi Batanghari 2024

Ekobis

Zulkifli Hasan Cek Harga Sembako di Pasar Talang Banjar

Ekobis

Kacab BPJS Ketenagakerjaan Jambi Dampingi Al Haris Serahkan Santunan Jaminan Kematian