Home / Politik

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:20 WIB

Mantan Aktivis 98 Ingin Benahi Kota Jambi

JAMBIBRO.COM – Pemilihan Wali Kota Jambi 2024 makin seru. Aktivis 98 di Jambi, Cecep Suryana, juga berminat.

Cecep malah sudah mendaftar ke sejumlah partai politik (parpol), yang membuka penjaringan calon Wali Kota Jambi. Salah satunya ke PDI Perjuangan.

Cecep mengaku terpanggil ingin meningkatkan ekonomi masyarakat. Dia ingin anak-anak muda berkreatif, menciptakan usaha sendiri. Dagangan pedagang punya nilai lebih.

“Saya yakin dengan niat lebih keras, Kota Jambi bisa lebih keren di berbagai bidang,” katanya, Jumat (9/5/2024).

Baca Juga  Diplomasi Berbudi, Agar Tak Ada yang Tersakiti

Cecep kini intens menjalin komunikasi, dengan berbagai organisasi, masyarakat, komunitas kreatif, aktivis buruh, musisi dan lain sebagainya.

Menurut owner cafe Hello Safa ini, tujuannya menjadi Wali Kota Jambi sama dengan kandidat lain, memajukan Kota Jambi.

Saat ini Cecep masih merupakan kader PDI Perjuangan. Dia ingin membuktikan bahwa PDI Perjuangan punya kader-kader terbaik, yang mampu memimpin Kota Jambi.

“PDI Perjuangan punya kader terbaik. Saya sudah mendaftar. Saya ingin membuktikan mampu memimpin Kota Jambi,” ujarnya.

Baca Juga  Butuh Dukungan PKB, Budi Setiawan Ambil Formulir Pendaftaran

Apa yang dilakukan Cecep jika terpilih jadi Wali Kota Jambi ? Menurutnya, Kota Jambi perlu penataan. Kota Jambi bisa rapi. Pedagang ditata. Kehidupan sosial dan lingkungan dibangun dengan baik.

Dia mencontohkan, di lingkungan tempat tinggalnya jika musim hujan selalu kebanjiran. Dia akan concern menangani masalah banjir.

“Kota ini hujan sedikit saja banjir. Saya merasakan itu. Padahal penanganannya  tidak sulit-sulit amat. Drainase harus dioptimalkan, sehingga tidak kebanjiran,” imbuhnya.

Cecep mengungkapkan, mengurus Kota Jambi tidak susah, kalau sosialnya terbangun baik. Ekonomi masyarakat bisa menggeliat dengan sendirinya. Tidak perlu diberi bantuan macam-macam.

Baca Juga  KPU Kota Jambi Nonton "Tepatilah Janji" Bareng Siswa MAN 2

Dalam pertarungan politik, dia tidak menghitung jumlah DPT. Begitu pula jumlah amplop yang disebar. Dia justeru menghitung jumlah APBD dan sebarannya. Berapa kenaikan ekonominya.

“Itu yang saya hitung. Bukan menghitung amplop. Pileg kemarin luar biasa bar-bar. Orang punya isi tas, tapi saya punya isi kepala. Saya ingin mengajak masyarakat dan anak muda Jambi mengakhiri politik uang,” terangnya. ***

Share :

Baca Juga

Politik

Bawaslu Jalin Kerja Sama Awasi Kampanye Pilkada di Media Internet

Politik

Fery Kusnadi Tanjabbar, Arif Budiman Batanghari, Tema Wisman Sungai Penuh

Politik

Hati-Hati Bung Fadhil… Hasbi Anshory Bisa Jadi Penantang Berat

Politik

Fadhil – Bakhtiar Jangan Merasa di Atas Angin, Penantang Makin Banyak Bro…

Politik

Kunjungi DPRD Provinsi Jambi, Wakil Konsul Amerika Terkagum-kagum

Politik

Dua Cawagub Jambi Berdebat Minggu Besok

Politik

PAN Akhirnya Jagokan Dillah Hich Maju di Pilbup Tanjabtim

Politik

PKS Usung Syukur – Khafid di Pilbup Merangin 2024