Home / Nasional

Selasa, 23 April 2024 - 07:49 WIB

PLN Lubuklinggau Kawal Pemulihan Pasca Banjir Bandang

Hamdatul Rovikoh saat meninjau lokasi banjir di Rawas Ilir, Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan | dok pln

JAMBIBRO.COM – PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuklinggau memulihkan 90 % pasokan listrik pasca banjir, di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan.

Akibat banjir yang terjadi sejak 16 April 2024 itu, sejumlah daerah yang terdampak, diantaranya Desa Rantau Telang, Tanjung Agung, Sukaraja dan sekitarnya.

Pemulihan dilakukan secara bertahap, dengan memastikan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat, lingkungan dan aset ketenagalistrikan.

Hamdatul Rovikoh, Manager UP3 Lubuk Linggau, mengawal langsung kegiatan pemulihan kelistrikan.

Pemulihan berangsur dilakukan apabila banjir mulai surut. Saat ini 90 % kondisi kelistrikan sudah normal kembali.

Baca Juga  Layanan RSUD Raden Mattaher Tetap Jalan Meski Ada Gangguan Listrik

“Hari ketujuh pasca banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara, 90 % sistem kelistrikan berangsur pulih. Kami pulihkan bertahap sejak 18 April 2024 pada lokasi yang sudah surut dan aman,” kata Rovikoh.

Pemulihan dilakukan guna menghindari bahaya listrik bagi masyarakat, lingkungan dan aset kelistrikan.

Rovikoh turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir, di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Menurut Rovikoh, sampai kemarin siang, 80 dari 85 gardu terdampak banjir sudah beroperasi normal kembali.

“Untuk pelanggan terdampak, 90 % sudah menyala. Artinya, 2.692 dari 2.976 pelanggan sudah normal menikmati pasokan listrik,” katanya.

Baca Juga  BBS Tinjau Banjir di Desa Pulau Aro, Bantuan Sudah Disalurkan

Rovikoh mengakui, beberapa lokasi belum dapat dilakukan pemulihan. Air masih menggenang sehingga keselamatan masyarakat harus diutamakan.

Selain itu, salah satu tantangan yang dihadapi para petugas PLN dalam upaya pemulihan kelistrikan, adalah pendistribusian material pengganti yang harus menyeberangi sungai selebar 200 meter.

“Salah satu tantangan dalam percepatan pemulihan ini adalah pendistribusian material. Tiang dan kabel harus diangkut menggunakan perahu menyeberangi sungai yang banjir. Namun petugas kami pantang menyerah mengupayakan perbaikan secepatnya,” imbuhnya.

Terpisah, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bahaya, terutama saat musim hujan dan banjir.

Baca Juga  Dramatis… Penderita Kanker Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Adhi menjelaskan, warga perlu mengetahui potensi-potensi yang dapat menimbulkan bahaya dan cara penanganannya. Dia menyarankan warga tidak sungkan melapor atau meminta bantuan kepada petugas PLN.

Masyarakat sebaiknya lebih waspada di musim hujan lebat. Matikan instalasi listrik di rumah, jika mulai ada indikasi banjir.

“Cabut semua peralatan elektronik dari stop kontak. Jika aliran listrik yang terkena banjir tidak padam, bisa dilaporkan melalui aplikasi New PLN Mobile,” pesan Adhi. | REL

Share :

Baca Juga

Nasional

The 2nd OJK International Research Forum 2024 Dukung Peran Penting Inovasi Keuangan

Nasional

SKK Migas – KKKS Salurkan Bantuan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra Barat

Nasional

PKS Jambi Kirim Relawan Kemanusiaan ke Aceh

Nasional

OJK Gandeng BPS Gelar Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan

Nasional

PEP Jambi Field Bor 8 Sumur Baru Kejar Target Produksi Migas

Nasional

BBS Hadiri Sosialisasi NUDP Bersama 14 Bupati se-Indonesia

Nasional

OJK Lantik Pejabat Setingkat Deputi dan Kepala Departemen

Nasional

Bulan Fintech Nasional 2024 Sukses