Home / Nasional

Sabtu, 6 April 2024 - 23:11 WIB

Sinergi dan Kolaborasi OJK Bangun Ekonomi Syariah

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi | rel

JAMBIBRO.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan keuangan syariah. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada puncak Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2024, Kamis 4 April 2024.

Friderica menegaskan, pengembangan keuangan syariah di Indonesia tidak akan maju, jika hanya dijalankan sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari OJK, Bank Indonesia, DSN MUI, PUJK dan stakeholder, agar menjadi gerakan dasar memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Baca Juga  Thomas AM Djiwandono Perkuat Dewan Komisioner OJK

“Saya berharap kerja sama OJK dan para pihak terkait terus berjalan, tidak hanya selama Ramadan, tapi juga berkelanjutan dan konsisten,” ungkapnya.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi dan Komunikasi OJK, Aman Santosa, melaporkan sejumlah capaian GERAK Syariah yang dilakukan OJK, termasuk kantor OJK di daerah serta stakeholders terkait.

Rangkaian GERAK Syariah terdiri dari kajian dan obrolan seputar keuangan syariah (KOLAK), dan kompetisi keuangan syariah di bulan Ramadan (KURMA).

GERAK Syariah merupakan kampanye nasional keuangan syariah, yang diselenggarakan selama Ramadan, untuk mengakselerasi peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah, serta berbagi kebermanfaatan keuangan syariah melalui penggunaan dana sosial kepada masyarakat.

Baca Juga  OJK Gelar Governansi Insight Forum, Penguatan Integritas Pondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi

Aman menjelaskan, terdapat 1.345 kegiatan, terdiri dari 742 kegiatan literasi, 265 kegiatan inklusi, dan 338 kegiatan sosial. Penyelenggaraan kegiatan menjangkau 3.057.194 peserta edukasi, dan mendorong terciptanya inklusi pada 1.175.019 orang di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, sekitar Rp.7,24 miliar dana telah disalurkan pada 93.768 orang yang terlibat dalam kegiatan sosial. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan syariah meningkat dari 9 persen (2022) menjadi 39 persen (2023).

Baca Juga  Jokowi Yakin Indonesia Jadi Poros Karbon Dunia

Hadir dalam kegiatan puncak GERAK Syariah, Wakil Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI Adiwarman A Karim, yang mengisi kajian Islami dengan topik semangat halal lifestyle untuk hidup lebih berkah dan fitrah.

Acara ditutup dengan doa dipimpin oleh Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, Prof Dr KH Hasanudin, dan buka puasa bersama dengan Forum Komunikasi Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah serta stakeholders.

Melalui penyelenggaraan GERAK Syariah, OJK berkomitmen mewujudkan masyarakat yang berliterasi dan terinklusi keuangan syariah hingga ke pelosok negeri, melalui penguatan sinergi dan kolaborasi bersama PUJK Syariah dan stakeholders terkait. | REL

Share :

Baca Juga

Nasional

Minta Penjelasan Pembayaran UKT di ITB, OJK Panggil Danacita

Nasional

Danrem 042/Gapu Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bangkit

Nasional

Anies Stabilkan Harga Bahan Pangan dalam 100 Hari Kerja

Nasional

Luar Biasa Pertamina EP Jambi Field Itu, Sabet Dua Penghargaan Nusantara CSR Award 2024

Nasional

Pengurus Pusat IWO Bantah Ada Perpecahan, Dwi Christianto: Kami Masih Solid…

Nasional

AJI dan IJTI Jambi Kecam Tindakan Halangi Kerja Jurnalis

Nasional

Jambi Tuan Rumah Munas ADPSI dan ASDEPSI, Edi Purwanto Promosikan Candi Muarojambi

Berita Utama

Proyek Jalan Nasional ke Desa Pembengis Bikin Usman Ermulan Khawatir